Categories: BERITA UTAMA

Semester Pertama Terjadi 101 Insiden Kekerasan Bersenjata

Sebanyak 1.412 Kecelakaan Lalu lintas dengan 74 Orang Meninggal Dunia

JAYAPURA-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Papua secara umum relatif kondusif sepanjang semester satu tahun 2025. Hal tersebut disampaikannya dalam refleksi kinerja semesteran yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke 79 di Mapolda Papua, Selasa (1/7).

Dalam pemaparannya, Kapolda mengungkapkan sejumlah capaian penting. Diantaranya adalah keberhasilan pelaksanaan enam operasi kepolisian, termasuk Operasi Ketupat Cartenz 2025 dan Operasi Damai Cartenz 2025.

Operasi Damai Cartenz khususnya mencatat prestasi dalam pengungkapan 12 kasus menonjol, termasuk penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Aske Mabel dan jaringan penyuplai senjata api ilegal.

Disebutkan, sepanjang semester satu tercatat 101 insiden kekerasan yang dilakukan KKB, mengakibatkan 43 korban jiwa terdiri dari 37 warga sipil, 4 anggota Polri, dan 2 personel TNI serta 47 korban luka-luka. Dari penanganan kasus ini, Polda Papua berhasil menyita 26 pucuk senjata api, 3.868 butir amunisi, 37 magazine, dan 1 bahan peledak.

Di bidang penegakan hukum, Ditreskrimum berhasil mengungkap lima kasus menonjol, sementara Ditreskrimsus menangani empat kasus korupsi. Untuk tindak pidana konvensional, tercatat 724 kasus dengan penyelesaian 244 kasus, yang didominasi oleh curanmor, curat, pengeroyokan, curas, penganiayaan berat (anirat), dan pembunuhan.

Kejahatan transnasional mencapai 152 kasus, 62 di antaranya diselesaikan. Terbanyak berasal dari kasus siber dan narkotika. “Selain itu, kejahatan yang berimplikasi kontijensi seperti pertikaian antar kelompok/suku tercatat 5 kasus dan unjuk rasa juga menjadi perhatian, dengan masing-masing tercatat 49 kejadian,” jelas Patrige.

Polairud juga mencatat 16 kasus di wilayah perairan, seluruhnya berhasil diselesaikan, dengan narkotika sebagai kasus dominan. Polda Papua juga aktif melakukan upaya pencegahan, di antaranya 442 kali kegiatan strong point dan blue light patrol, 97 kali patroli dialogis dan rutin, serta 18 kegiatan SAR.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

18 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

19 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

20 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

21 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

22 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

23 hours ago