Di sisi lain, Pemprov Papua juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan ekonomi lokal. Gubernur berharap dukungan dana otonomi khusus (Otsus) serta pengembalian dana sekitar Rp2 triliun dapat berdampak pada peningkatan Dana Alokasi Umum (DAU) di tahun mendatang.
“Dengan pengembalian dana Otsus tersebut, kami berharap ada perubahan DAU pada tahun 2027. Namun demikian, hal itu dinilai belum cukup signifikan untuk menyelesaikan persoalan belanja pegawai. Pasalnya, dengan adanya pemekaran daerah, banyak pegawai yang berasal dari Provinsi Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Tengah memilih tetap bertugas di Papua karena sudah merasa nyaman,” pungkasnya. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Kantor Bea dan Cukai Merauke Isa Ramadhan menyatakan, penanganan kasus kepemilikan puluhan bungkus rokok…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy Tohir Sabara mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui…
Mantan Kapolri dan Kapolda Papua ini mengapresiasi kondisi dan pelayanan RSUD Biak. Ia terkesan dengan…
Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…
Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…
PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan untuk jabatan Sekda Papua Pegunungan…