Categories: BERITA UTAMA

Pihak Korban Minta Diselesaikan Dengan Hukum Adat dan Positif

Kasus Penyerangan Koramil Kurulu dan Pembakaran Rumah Warga

WAMENA – Penyelesaian Kasus penyerangan warga dari Kampung Waga –waga ke Koramil Kurulu dan berujung pada pembakaran beberapa rumah milik warga di Distrik Kurulu, hari ini dilakukan pertemuan pertama yang difasilitasi oleh Polres Jayawijaya di halaman Polsek Kurulu, dimana dalam pertemuan pertama dari pihak korban inginkan agar masalah ini di selesaikan secara hukum adat dan hukum positif.

Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos, dalam pertemuan yang dilakukan antara pihak korban yakni Koramil Kurulu dan warga yang rumahnya dibakar dan pelaku yang merupakan warga dari Kampung Waga-waga mendengarkan tuntutan yang disampaikan oleh pihak korban dimana untuk ganti rugi yang diajukan sebesar Rp 2,5 Milyar dari warga yang rumahnya dibakar dan para pelaku yang melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran di proses hukum.

Penyampaian tuntutan dari warga kurulu disaksikan oleh Kapolres Jayawijaya AKBP. Hei Wibowo dan Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol CPN Athenius Murib, SH, MH, sementara dari pihak pelaku belum menerima tuntutan tersebut dan akan melakukan perundingan kembali dengan warganya dan hasilnya akan disampaikan pada 11 Mei mendatang dalam pertemuan kedua.

Hal ini disebabkan adanya tuntutan untuk proses hukum positif yang dinilai apabila, proses tersebut dilakukan maka banyak masyarakat dari Kampung –waga –waga  yang akan mendekam di dalam penjara sehingga dari pihak pelaku yang  menghadiri pertemuan tersebut belum bisa untuk mengambil keputusan tanpa melalui mekanisme musyawarah dengan warga yang lain dari kampung Waga –waga, oleh karena itu memerlukan waktu lagi, sehingga dari pihak korban memberikan waktu kepada pihak pelaku untuk merundingkan tuntutan yang telah disampaikan.

Tuntutan yang diajukan oleh pihak korban hanya mewakili dari masyarakat yang rumahnya dibakar, sementara untuk kerugian dari Koramil Kurulu sendiri belum termasuk dalam tuntutan yang diajukan oleh masyarakat.

Sementara dalam pertemuan itu juga telah terungkap jika dari pihak kampung Waga –waga telah bersalah karena melakukan aksi penyerangan terhadap koramil Kurulu dan melakukan pembakaran beberapa rumah warga di wilayah, tanpa melihat permasalahan yang sebenarnya terjadi, dan dari pihak pelaku juga sudah menerima hal itu

Oleh karena itu pertemuan selanjutnya akan dilakukan pada 11 Mei mendatang untuk mendengarkan tanggapan dari pihak pelaku mengenai tuntutan yang disampaikan oleh pihak korban apakah akan menerima penyelesaian diselesaikan dengan hukum adat dan hukum positif atau tidak.

Sementara itu Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK dan Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol CPN Athenius Murib, SH, MH ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos via selulernya belum bisa memberikan keterangan resmi terkait dengan pertemuan tersebut. (jo/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

Indentifikasi Jalur Penyelundupan hingga Dugaan Keterlibatan Oknum Petugas

  Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…

8 hours ago

ABR: Jangan Salah Gunakan Bantuan Pemerintah!

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…

9 hours ago

Fenomena El Nino,  79 Kampung di Dogiyai Terdampak

Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga

11 hours ago

Jangan Membangun Sebelum Ada Penanganan Pascabencana

  Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…

12 hours ago

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penipuan Jual Beli Motor

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…

13 hours ago

Bupati Jayawijaya: CASN Jangan Buru-buru Ajukan Kredit Setelah Terima SK

Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…

15 hours ago