Categories: BERITA UTAMA

Diduga Dibekap Hingga Tewas

Dari Temuan Mayat Bayi di TPA Koya Koso

JAYAPURA– Tak manusiawi. Nampaknya kalimat ini tepat diberikan kepada pelaku yang membuang bayi tak berdosa hingga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Koya, Distrik Muara Tami, pada Jumat (28/11).

Bagaimana tidak, setelah menjalani pemeriksaan visum dan otopsi oleh Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, tim medis akhirnya mebeberkan penyebab kematian bayi mungil malang.

Hasil pemeriksaan memastikan bayi berjenis kelamin laki-laki itu meninggal akibat jalan napasnya terhambat karena adanya tindakan penekanan atau pembekapan pada bagian leher. Karumkit RS Bhayangkara Jayapura, AKBP Romy Sebastian, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yaitu visum luar dan otopsi.

“Pada pemeriksaan luar, mayat ditemukan terbungkus kantong jenazah berwarna jingga bertuliskan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan satu helai kain gorden berwarna putih,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/12).

Bayi tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki, berkulit putih langsat, dengan rambut lurus berwarna hitam. Mata bayi menunjukkan tanda-tanda pembusukan, sementara ari-ari tidak ditemukan. Pada tubuh bayi masih terdapat jaringan tali pusar sepanjang 4 cm.

Dari pemeriksaan visum luar, tim forensik menemukan sejumlah tanda kekerasan. Pada bibir atas dan bagian dalam bibir terdapat luka lecet yang cukup luas. Selain itu, di sudut kiri mulut ditemukan dua luka lecet masing-masing berukuran 5 mm x 4 mm dan 6 mm x 4 mm. Pada pipi kiri terlihat memar melengkung berwarna merah sepanjang 1,1 cm.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Darurat Guru Nasional, Saatnya Negara Menghadirkan Badan Guru Nasional

Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…

1 hour ago

Istana Diguncang Isu Reshuffle Kabinet

Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…

2 hours ago

Jokowi: Prabowo-Gibran 2 Periode

Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…

3 hours ago

Golkar Nilai Pembentukan Papua Utara Belum Waktunya

  Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…

1 day ago

Bukan Rudapaksa Tapi Cabul Terhadap Anak Dibawah Umur

Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…

1 day ago

Di RSUD Jayapura, Lima Bayi Ditinggalkan Orang Tua

  Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…

1 day ago