Categories: BERITA UTAMA

Poksus DPR Papua Minta Pejabat DOB Harus Warga Asli

JAYAPURA – Pendapat akhir Poksus DPR Papua pada penetapan Raperdasi APBD Papua tahun anggaran 2023  di ruang sidang DPRP, Rabu (30/11) ada sejumlah usulan yang disampaikan Kelompok Khusus DPRP.

Ini menyangkut siapa yang dianggap tepat memimpin dengan melihat isu kedaerahan dan kearifan lokal. Poksus meminta dengan adanya 3 provinsi yang baru dibentuk  dimana pengawasan dilakukan oleh Mendagri, maka Poksus berpendapat agar pemerintah dan DPRP perlu mengusulkan dan membicarakan dalam rapat resmi adanya Perpu yang isinya menambahkan 1 (ayat) baru yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari UU DOB.

Lalu untuk pengawasan tetap dilakukan oleh DPRP Provinsi Induk meski tentunya dengan konsekuensi dana DOB dipotong untuk pengawasan legislative dari 3 provinsi baru mengingat  pada DOB tersebut belum ada DPR nya yang bisa melakukan pengawasan politik untuk waktu kurang lebih 2 tahun.

“Itu usulan lain dari kami. Perlu perpu untuk mengatur siapa yang melakukan pengawasan ditiga DOB ini,” jelas Ketua Poksus, Jhon Gobay melalui ponselnya, Jumat (2/12).

Lalu terkait pengisian jabatan pada 3 DOB, kata Jhon Poksus DPR Papua telah mengikuti dengan baik dan menerima aspirasi bahwa masyarakat menolak pejabat eselon Il, III, IV yang berasal dari luar Papua. Ini dinyatakan ditolak dan dimintaagar ASN yang diangkat tetap berasal dari DOB tersebut.

“Kami pikir ini semangat dari masyarakat yang perlu diapresiasi. Mereka menganggap   sudah mampu dan bisa ikut berkontribusi untuk daerahnya.  Masyarakat sampaikan bahwa mereka ingin mewujudkan bagaimana  terlibat aktif membangun daerah mereka sehingga kami pikir  pemerintah pusat perlu mendengar ini,” tambahnya.

  Ini kata Jhon termasuk penjabat bupati agar yang ditunjuk adalah ASN senior yang bekerja pada daerah kabupaten masing masing dimana kabupaten yang jabatan bupatinya akan berakhir. “Ini bentuk menghargai mereka yang memang asli setempat,” tutupnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

1 day ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

1 day ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

1 day ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

1 day ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

1 day ago