Categories: BERITA UTAMA

Geruduk Masuk, di Hadapan Gubernur Sekelompok Pemuda Teriak Tolak PSN

JAYAPURA-Diskusi Publik bertema Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Kesejahteraan Masyarakat Papua yang digelar di Kantor Gubernur Papua, Sabtu (30/5) dikagetkan dengan masuknya sekelompok anak muda sambil memegang tulisan dan berseru. Sejumlah pegiat lingkungan ini menyerobot masuk ke ruang diskusi soal PSN yang tengah berlangsung di Kantor Gubernur Lantai IX.

Mereka menerobos masuk sambil membawa pamflet bertuliskan penolakan terhadap proyek-proyek strategis nasional di tanah Papua. Aksi spontan itu terjadi saat Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, sedang memaparkan materi di hadapan lebih dari seribu peserta yang memadati ruang pertemuan.

Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut sempat menggema di dalam ruangan dan mendapat respons dari sebagian peserta yang hadir. Pamflet yang mereka bentangkan bertuliskan antara lain “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”, “PSN Merampas Hak-Hak Masyarakat Adat”, hingga “Kami Mahasiswa Tolak PSN”. Meski suasana sempat tegang, Apolo Safanpo memilih merespons dengan tenang. Mantan Rektor Universitas Cenderawasih itu meminta para mahasiswa mengikuti jalannya diskusi hingga sesi tanya jawab.

“Adik-adik yang menolak tidak apa-apa. Kita seminar dulu, nanti diskusi. Karena akan ada sesi tanya jawab,” kata Apolo dari mimbar podium. Salah satu aktivis lingkungan yang terlibat dalam aksi tersebut, Stenly Dambujai mengatakan aksi mereka dilakukan sebagai bentuk protes terhadap narasi yang menyebut PSN membawa kesejahteraan bagi masyarakat Papua.

Menurutnya, sejumlah proyek strategis nasional yang berjalan di Papua justru dinilai mengabaikan hak-hak masyarakat adat sebagai pemilik wilayah ulayat. “Kami masuk ke ruang diskusi untuk menyampaikan bahwa PSN yang sedang berjalan justru menyengsarakan rakyat. Banyak masyarakat adat merasa tidak dihargai dan tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan,” ujar Stenly kepada wartawan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…

6 hours ago

Pasukan Tempur Disiapkan

​Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…

7 hours ago

Jejak Buron Lapas Abepura Masih Gelap

"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…

7 hours ago

Kapten Kapal Asal Merauke Ditembak Aparat PNG

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…

8 hours ago

Penguatan Pendidikan Sejak Dini untuk Cegah Krisis Literasi

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…

8 hours ago

Warga Resah, Jambretan Berkeliaran Sambil Tenteng Golok

Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…

9 hours ago