

Salah satu prajurit TNI mendapat penanganan medis usai terluka. Pihak TPNPB mengklaim telah menyerang pos TNI di Kampung Titigi pada Rabu (31/7) dan menewaskan seorang prajurit serta melukai satu orang lainnya. (foto:Sebby For Cepos)
JAYAPURA – Manajeman Markas Pusat Komnas TPNPB OPM menyatakan telah melakukan penyerangan ke salah satu pos TNI dan mengklaim berhasil menewaskan salah satu prajurit. Tak hanya itu, satu kendaraan lapis baja yang dimiliki juga ditembus peluru.
Aksi ini disampaikan oleh Enos Tipagau, Komandan Operasi TPNPB OPM Kodap VIII Intan Jaya dari Batalyon Angin Bula melalui via telepon kepada Jubir TPNPB, Sebby Sembom.
“TPNPB Kodap VIII Intan Jaya siap bertanggung jawab atas penyerangan terhadap aparat militer (TNI) yang sedang melakukan tugas pengamanan negara di Pos Militer yang berada di Kampung Titigi, Kabupaten Intan Jaya,” kata Sebby, Rabu malam.
Dan dalam penyerangan tersebut, kata Sebby, Enos Tipagau dan pasukannya telah menembak 2 prajurit TNI tepat pukul 13.00 WIT. “Serangan ini mengakibatkan 1 prajurit TNI tewas dan 1 luka-luka kemudian 1 kendaraan militer berlapis baja bocor (tembus),” tulisnya.
Hanya saja data dan kejadian ini ketika dikonfirmasi ke Kogabwilhan selaku pemegang komando kewilayahan belum mendapat tanggapan. Hingga berita ditulis belum ada respon balik dari pihak TNI, Kogabwilhan. (ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…