

Kapolresta, Kombes Pol Victor Mackbon berkoordinasi dengan Asisten II Setda Papua, Suzana Wanggai disela-sela pencanangan HUT RI di Pantai Hamadi, Rabu (2/8). (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Aksi pemalangan jalan Hamadi – Holtekamp hingga siang ini Rabu, (2/8) masih dilakukan. Warga pemilik lokasi bersikeras melanjutkan pemalangan bahkan menutup kedua jalurnya. Jika hari pertama hanya ditutup menggunakan satu batang pohon kelapa, kali ini dua batang pohon kelapa ditambah material batu.
Terkait ini Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon menyatakan masih mengedepankan upaya persuasif. Melakukan koordinasi dengan pemerintah agar bisa segera menemui pihak pemilik ulayat agar ada solusi yang disepakati kedua pihak. Hanya saja menurut Kapolres, apabila tak ada kesepakatan dan masih dilakukan pemalangan maka sikap tegas akan diambil.
“Kami bongkar paksa Jika masih memalang. Pertimbangannya adalah sekarang ditutup dua jalur dan itu mengganggu kepentingan umum, ” tegas Mackbon di sela-sela pencanangan HUT RI di ujung Jembatan Youtefa.
Sementara pantauan Cenderawasih Pos di kokasi para pengguna jalan khususnya motor akhirnya memilih melewati jalur pantai lewat jalan setapak. Namun untuk melewati jalur pantai harus membayar Rp 5000 permotor. “Tadi bayar sih lima ribu, ” singkat salah satu pengguna jalan. (ade/nat)
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…