Categories: BERITA UTAMA

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

JAYAPURA – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Solidaritas Mahasiswa Papua (Somap) di Abepura-waena pada, Senin (27/4) meminculkan perdebatan di tengah masyarakat Kota Jayapura. Pasalnya sejumlah tuntutan dan pokok permasalah yang disampaikan dalam aksi justru berada di provinsi lain. Meski ​secara konstitusional, demonstrasi adalah perwujudan kebebasan berpendapat. Namun penyampaian aspirasi di depan umum juga telah diatur dalam undang-undang mengenai pembatasan waktu, tempat, dan cara penyampaiannya.

Merespon terkait itu, Pakar Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintah (FISIP), Universitas Cenderawasih (Uncen) Prof. Dr. Drs. Avelinus Lefaan, BA, MS menyampaikan bahwa aksi demonstrasi yang berujung ricuh beberapa hari yang lalu terjadi di Kota Jayapura sebagai simbol bahwa komunikasi antara masyarakat dengan penerintah masih ada tersumbat.

Namun ia berpendapat bahwa, Kota Jayapura seharusnya tidak terus menjadi sasaran dari aksi demo dilakukan oleh mahasiswa. Hal ini ia sampaikan, karena dari pokok permasalahannya atau lokusnya (tempat) berada di Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan, bukan di Provinsi Papua.

“Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura. Tetapi saat ini karena sudah menjadi enam provinsi, maka demo sudah seharusnya sesuai dengan lokus dan peristiwa, dimana peristiwa terjadi,” jelasnya. Alasan lainya adalah masyarakat merasa Kota Jayapura sebagai tempat yang bisa dianggap merepresentasi masalah. Karena itu mereka beranggapan bahwa Kota Jayapura sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Dorong 50 Persen Bahan Baku dari Lokal

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…

45 minutes ago

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

2 hours ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

3 hours ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

4 hours ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

5 hours ago

BMKG: Poster Larangan Menampung Air Hujan akibat ‘Cloud Seeding’ Hoaks

Poster yang beredar luas di media sosial tersebut sempat memicu keresahan warga Timika.  Narasi di…

6 hours ago