

Salah satu korban yang ditandu sesaat setelah kejadian di Kabupaten Dogiyai, Senin (31/3)
JAYAPURA– Situasi keamanan di Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua Tengah Selasa (31/3) mencekam. Ini setelah terjadi insiden penyerangan yang melibatkan warga dan aparat kemudian berbuntut tewasnya seorang anggota Polisi bernama Juventus Edowai. Pasca insiden ini situasi kembali memanas dan akhirnya tiga warga sipil dilaporkan tewas.
Belum ada keterangan dari pihak kepolisian terkait kronologis kejadian ini. Informasi justru beredar dari beberapa platform media sosial. Dan dampak dari kejadian ini aparat akhirnya kini masih berjaga-jaga. Dari informasi yang beredar kejadian ini terjadi sekira pukul 12.20 WIT hingga sore pukul 16.00 WIT. Disebutkan bahwa anggota polisi Polres Dogiyai, Juventus Edowai dibacok oleh orang tak dikenal (OTK).
Ia dibacok di bagian leher dan sempat ditolong oleh petugas kesehatan dikawal Wakil Bupati Dogiyai, Yuliten Anouw bersama tiga orang anggota DPR Dogiyai dari Puskesmas Moanemani dan UGD RSUD Pratama Dogiyai. Namun kondisi korban tak bisa tertolong dan akhirnya meninggal dunia. Personel Polisi ini diduga dibunuh di depan Gereja Ebenezer Kimupugi, Distrik Kamuu, Dogiyai.
Pasca insden tersebut terjadi pengejaran dan tak lama dilaporkan ada seorang lansia bernama Ester Pigai tewas di dalam rumahnya. Lalu muncul korban lain yakni seorang pemuda bernama Siprianus Tibakoto yang kabarnya dilaporkan meninggal karena luka tembak. Dan kejadian ini kembali berlanjut dimana seorang pemuda bermarga Yobee ditemukan meninggal bersimbah darah.
Page: 1 2
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…