

Aparat keamanan di Dogiyai ketika diturunkan untuk mengamankan situasi pasca terbakarnya gedung PU di Kabupaten Dogiyai 31 Desember kemarin. (Humas Polda)
JAYAPURA– Kepolisian Resor Paniai dan Polres Dogiyai saat ini tengah menyelidiki kasus terbakarnya dua kantor milik pemerintah di masing – masing kabupaten, di Paniai Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang terletak di Kompleks Perkantoran Kampung Madi Distrik Paniai Timur Kabupaten Paniai pada 31 Desember terbakar. Sedangkan di Dogiyai sebuah kantor PU juga terbakar.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan dua kejadian tersebut. Kabid Humas untuk kasus di Paniai, Benny mengatakan kejadian berawal dari adanya laporan anggota pengamanan KPU yang melihat adanya api yang berasal dari kantor tersebut.
Keterangan saksi api terjadi pada pukul 00.55 WIT yang selanjutnya saksi melaporkannya ke Mako Polres Paniai. Tak lama regu pengamanan malam Tahun Baru 2024 yang dipimpin Kabag Ops Polres Paniai AKP Henry J. Manurung mendatangi TKP.
“Api berhasil dipadamkan setelah satu jam kemudian menggunakan kendaraan AWC milik Polres Paniai,” ungkap Kabid Humas. Sementara itu, Kapolres Paniai Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur Felani mengatakan dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil yakni satu gedung Kantor BKPSDM yang hangus terbakar.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…