

JAYAPURA – Jelang Peringatan Manifesto Politik Kemerdekaan Bangsa Papua yang ke-64, 1 Desember 2025; dengan menyikapi situasi Nasional Bangsa Papua kurun waktu belakangan ini sejumlah seruan dikeluarkan.
United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) melihat ada situasi yang kurang kondusif dan terus mengancam eksistensi hidup masyarakat Papua. Ini berkaitan dengan prinsip dasar kebebasan, kemerdekaan sebagaimana termaktup dalam Manifesto Politik Bangsa Papua, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang sejiwa dengan alinea pertama pembukaan UUD 1945 yaitu kemerdekaan sebagai hak segala bangsa.
Dari kondisi ini ULMWP mengeluarkan seruan kepada seluruh rakyat Papua dan pihak-pihak terkait bahwa pertama tanggal 1 Desember 2025, diperingati sebagai Hari Manisfesto Politik Kemerdekaan Bangsa Papua, yang ke-64 tahun (1961-2025), oleh seluruh rakyat Papua dan para pendukung-solidaritas dimana saja berada.
Kedua, peringatan manifesto politik bangsa Papua 1 Desember 2025 dilakukan oleh seluruh rakyat Papua dan kelompok solidaritas di Indonesia, pacifik dan berbagai negara. Bentuk dan cara peringatan disesuaikan dengan situasi masing-masing. Ketiga, peringatan 1 Desember 2025 dilakukan secara sopan, benar, damai, penuh cinta kasih dalam bentuk ibadah, aksi damai dan upacara.
Page: 1 2
Emma menjelaskan bahwa akar persoalan ini mencakup tiga poin utama, krisis obat-obatan psikotropika, keterlambatan pembayaran…
Berdasarkan informasi, aktivitas kembali normal di RSJ tersebut setelah pihak rumah sakit, mulai dari suster…
Menurut Tan, salah satu faktor utama yang terus dipersoalkan adalah pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera)…
Carles merasa yakin meskipun anaknya tergolong nakal di sekolah itu, namun besar harapan anaknya bisa…
Tim SAR Gabungan, lanjutnya, menuju ke Selatan Tenggara mendekati lokasi kejadian. Pencarian tidak lagi dilakukan…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Resnarkoba Polres Jayapura AKP Bima Nugraha Putra,…