Categories: BERITA UTAMA

Sebagai Manusia Dokter juga Butuh Kesejahteraan

JAYAPURA-Kepala dinas kesehatan kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari mengatakan jika para dokter spesialis itu benar benar menghentikan pelayananya di klinik rumah sakit pemerintah, maka ini akan berimbas kepada masyarakat.

“Jadi  kami kami berharap sebenarnya persoalan ini diselesaikan  dengan bijaksana. Karena  keluhan-keluhan teman-teman memang sangat miris. Jasa medis, insentif mereka dulunya ada  tetapi dihilangkan. Karena mereka punya jasa medis dan ada TPP. Sekarang TPP-nya hilang, jasa medisnya juga,” kata Ni Nyoman Sri Antari, Kamis (31/8).

Mengenai sejumlah dokter yang mengancam mogok itu sebenarnya itu juga manusiawi, karena sebagai manusia dokter juga butuh kesejahteraan. Mereka sudah pernah mendapatkan haknya seperti sebelumnya tapi sekarang sudah tidak, ini tentu cukup berat bagi dokter. Sehingga pemerintah perlu memikirkan hal ini juga.

“Mereka sempat sampaikan kalau tetap tidak diperhatikan di rumah sakit pemerintah, mereka ancam akan cabut ijin praktek, mereka akan bekerja seperti pegawai biasa. Saya tidak bisa membayangkan kalau itu terjadi, karena mereka ini dokter spesialis,”pungkasnya.(fia/roy/wen).

newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Didesak Investigasi Tewasnya Leonardus Konorop

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik…

10 minutes ago

Modal Nekat Buka Bengkel, Kadang Sedih Karena Berulang Kali Dibobol Maling

Ya, mungkin dengan cara itu pria bernama Nawir ini bisa merasa tenang usai diterpa musibah.…

1 hour ago

Hampir Sepekan Akhirnya Palang Kampus Uncen Dibuka

​Kordinator Lapangan Aksi sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Uncen, Darki Uropmabin, memberikan klarifikasi bahwa…

2 hours ago

Keluarga Pelaku dan Korban Sepakat Serahkan ke Polisi

Kapolres mengatakan, aktivitas masyarakat di Kota Agats telah kembali berjalan normal. Kegiatan perekonomian, pelayanan publik,…

3 hours ago

8 Satwa Liar Ditemukan Mati Akibat Karhutla

”Dari 100 satwa itu, kami follow up-nya ada 7 orang utan kami sudah lepasliarkan di…

11 hours ago

Diboikot Media, Gedung Putih Luncurkan  Trump TV

Gedung Putih meluncurkan stasiun televisi baru bernama "Trump TV". Hal ini setelah beberapa media televisi…

12 hours ago