

Sebuah pohon kelapa ditebang dan ditumbangkan menutup salah satu bagian jalan sebelah kiri dari arah Jembatan Yotefa. Agustina Meraudje mengaku kecewa dengan janji pemerintah yang tak kunjung membayar lokasi yang diklaim telah bersertifikat tersebut.
JAYAPURA – Aksi pemalangan jalan Holtekam akhirnya kembali dilakukan Selasa (1/8) siang. Keluarga dari Agustina Meraudje merasa dipermainkan dan tak kunjung dibayarkan akhirnya memutuskan untuk kembali melakukan pemalangan.
Sebuah pohon kelapa ditebang dan ditumbangkan menutup salah satu bagian jalan sebelah kiri dari arah Jembatan Yotefa. Agustina Meraudje mengaku kecewa dengan janji pemerintah yang tak kunjung membayar lokasi yang diklaim telah bersertifikat tersebut.
Bahkan ia mengancam tidak akan membuka palang jika pemerintah tidak datang membayar.
“Datang dan taro (uang) di depan saya baru saya suruh cucu cucu mereka buka, ” kata Agustina kepada CeposOnline. Com.
Aparat yang disiagakan juga berusaha agar akses jalan hanya ditutup satu jalur dan meski ada upaya penutupan kedua jalur namun hingga siang ini hanya satu jalur yang ditutup sedangkan jalur lainnya masih bisa dilalui. (ade/wen)
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…