Categories: BERITA UTAMA

Mengasihi Sesama Serta Tidak Menaruh Dendam kepada Orang Lain

Aksi ini turut menyita perhatian umat yang hadir saat ikut jalan salib. Umat tumpah ruah memadati halaman gereja sebagai lokasi Tablo jalan salib.

Adapun jalan salib dimaknai sebagai kisah sengsara Yesus Kristus dari Yesus ditangkap hingga Yesus dimakamkan.

Misteri kesengsaraan Yesus diperankan Carlos Falderama Umbop sangat menarik perhatian ribuan umat yanng hadir, Para lakon lainnya juga tampak memainkan peran masing-masing dengan sungguh-sungguh.

Mereka menjalankan tahap demi tahap. Panas matahari yang menyengat kulit tak mereka hiraukan. Mereka tetap fokus menyukseskan Tablo tersebut.

Rangkaian perhentian dari pertama hingga 14 sukses mereka lakukan. Suasana tampak khusuk semua umat larut dalam suasana Jalan salib hidup tersebut.

Hadir juga dalam tablo jalan salib, Pastor Paroki Gembala Baik, Rd. Barnabas Daryana, dan Rd. Petrus hisage, pastor vikaris Paroki Gembala Baik Abepura.

“Ini merupakan suatu kreatif dari anak muda untuk menghidupkan kembali umat dengan melihat langsung peragaan-peragaan yang dilakukan atau dilalui sekaligus dialami Yesus, para murid dan masyarakat pada waktu itu,” kata Rd. Barnabas kepada Cenderawasih Pos, Jumat (29/3).

Lebih lanjut Ia menjelaskan dengan penuh kasih dan cintanya Dia  mengorbankan segala-galanya hingga memikul salib karena dosa dan kesalahannya. Ia mengharapkan dengan kegiatan ini umat memahami sekaligus menghayati serta mengimani Yesus sang penyelamatan, Tak lupa juga,  Rd. Barnabas memberikan apresiasi kepada OMK yang telah mengambil peran dalam mensukseskan Tablo jalan salib tersebut. “Luar biasa memang persiapan kurang lebih dua bulan dan mereka bisa tampil luar biasa, ” terangnya.

Ketua OMK Paroki Gembala Baik Abepura, Jovi Wiran mengaku bersyukur kegiatan Tablo berjalan sesuai dengan rencana awal.

“Saya memberikan apresiasi kepada teman-teman, semangatnya luar biasa antusias sekali, semua berjalan sesuai rencana,” kata Jowi kepada Cenderawasih Pos seusai melaksanakan Tablo Jalan Salib, Jumat (29/3) kemarin.

Lanjut Jovi, momen Jumat Agung ini bukan cuma mengesankan apa yang kami tampil hari ini, tetapi kata Jovi, untuk mengingatkan kembali peristiwa 2 ribu tahun yang lalu yakni kisah sengsara Tuhan Yesus Kristus.

Diketahui, yang mengabil peran penting dalam kegiatan Tablo Jalan Salib Hidup ini yakni berjumlah 75 orang. (CR-278).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Seriusi Pengawasan Anak Dalam Penggunaan InternetSeriusi Pengawasan Anak Dalam Penggunaan Internet

Seriusi Pengawasan Anak Dalam Penggunaan Internet

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun pada platform digital…

2 days ago

Di Kotaraja Istri Nekat Siram Bensin dan Bakar Suami Sendiri

Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan keluarga korban Maklon (31) mengatakan korban saat ini sudah…

2 days ago

Wali Kota Jayapura Ajak Warga Terus Sebarkan Kasih Kristus

Ia menegaskan, masuknya Injil ke Tanah Tabi menjadi tanda bahwa kasih Kristus terus hidup dan…

2 days ago

Mulai 28 Maret, Medsos Dibatasi untuk Anak

Kebijakan tersebut tertuang dalam Permenkomdigi Nomor 2 Tahun 2026 yang merupakan petunjuk teknis pelaksanaan dari…

2 days ago

Ribuan Umat Kristiani Padati Pulau Metu Debi

Kegiatan rohani yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi umat Kristiani untuk mengenang sejarah…

2 days ago

Presiden Prabowo Targetkan Cadangan BBM Indonesia Cukup 3 Bulan

Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…

2 days ago