Categories: PILKADA 2024

Petrus Omba Berjiwa Besar Terima Putusan MK

MERAUKE – Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra, didampingi  Kabag Ops AKP Hajarka dan Kasat Intelkam AKP Yakob Silambi menerima  kedatangan calon bupati Boven Digoel  nomor urut  3 Petrus Ricolumbus  Omba bersama pasangannya  Marlinus dan partai pengusung untuk silaturahmi dengan Kapolres, Selasa  (25/02/25).

  Release yang dikirimkan Humas Polres Boven Digoel dan diterima media ini menjelaskan, pertemuan itu dilakukan di Aula Polres Boven Digoel  dan mendengar langsung pernyataan  Petrus Ricolumbus Omba yang telah didiskualifikasi oleh Mahkamah Konstitusi  menyatakan bahwa dirinya telah menerima dan saat ini sedang mempersiapkan diri memilih pengganti untuk pelaksanaan PSU dan telah memberi tahu kesemua barisan dan team serta tidak ada yang melakukan aksi-aksi.

  Mendengar pernyataan itu, Kapolres sangat mengapresiasi dan menaruh hormat karena apa yang diisukan di kalangan masyarakat dan media sosial itu tidak benar dengan putusan MK hari Senin kemarin dengan kebesaran hati dengan tegas Bapak Ricolumbus Petrus Omba melalui video hadir menyatakan dan menerima karena itulah sejatinya pemimpin besar yang lebih mendahulukan kepentingan masyarakat menjadi utama.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ada Jaringan Jual Beli Amunisi di Sentani

Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan atas kasus sebelumnya yang juga berkaitan dengan jaringan…

58 minutes ago

Situasi Global Mengancam, Akademisi Ingatkan Pemerintah

Meskipun demikian, pemerintah menegaskan tidak akan memangkas anggaran dari program-program prioritas seperti MBG dan Koperasi…

2 hours ago

Tiga Hari Berlalu, Keluarga Nelayan Masih Menunggu Penyebab Kematian

Polisi belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian sekalipun di tubuh korban sempat bersimbah darah dan…

3 hours ago

Belajar dari YouTube, Khawatir Jika Pelanggan Tak Puas

Tak menyerah, ia kemudian mencoba usaha lain berupa kios kecil yang dijalankan selama tujuh bulan.…

4 hours ago

Dokter Muda Meninggal Akibat Campak

Peristiwa ini menjadi perhatian nasional, mengingat campak kerap dianggap sebagai penyakit anak-anak, namun nyatanya juga…

5 hours ago

Anak di Bawah 16 Tahun Kini Dilarang Akses Media Sosial

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa aturan ini menjadi langkah penting dalam…

6 hours ago