Categories: PILKADA 2024

Harus Dipimpin Anak Asli Tiga Suku Besar Pegunungan

JAYAPURA -Tiga tokoh intelektual mewakili Provinsi Papua Pegunungan dari tiga suku besar, yakni Suku Lani, Suku Yali Besar dan Suku Hubla meminta kepada KPU RI dan KPU Provinsi Papua Pegunungan untuk arif dan bijaksana dalam menetapkan sosok siapa yang menjadi perwakilan rakyat di DPR RI Provinsi Papua Pegunungan dan DPD RI Papua Pegunungan sebelum dilakukan penetapan oleh KPU beberapa hari ini.

Hal ini dikatakan salah satu intelektual dari Suku Lani Epius Obama Tabo, S.Sos. M.Si,  didampingi Tokoh Intelektual Suku Yali Besar Titus L. Mohi , S.Si.,M.Si dan salah satu tokoh intelektual Suku Besar Hubla Kletus Wetipo S.Sos.,M.Si, saat  memberikan keterangan pers di Abepura, Minggu (17/3)kemarin.

Kletus Wetipo mengatakan, kenapa pihaknya berharap kepada KPU RI dan KPU Provinsi Papua Pegunungan supaya dalam penetapan nanti untuk tiga kursi DPR RI Papua Pegunungan dan DPD RI adalah orang asli anak daerah tiga suku besar di sana, karena hak kesulungan harus diberikan kepada anak adat yang lahir besar di daerah pegunungan Karana pasti mereka tahu tentang budaya, adat istiadat, dan wilayahnya, supaya secara representasi bisa mewakili aspirasi masyarakat asli di tiga suku besar tersebut, tidak bisa dari orang lain yang tidak tahu adat istiadat, budaya, wilayah di tiga suku tersebut.

Apalagi adanya sistem pemilu Noken tentu sudah jelas masyarakat tiga suku besar pasti memilih anak asli daerah di luar dari itu jika ada yang jadi pasti dipertanyakan dan pihak KPU tentu harus Arif dan bijak dalam menetapkan siapa yang mewakili aspirasi masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dihuni Suster Ngesot hingga Pasien Misterius dari Rumah Sakit

Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…

57 minutes ago

Bahas 14 Raperdasi dan 8 Raperdasus, DPRP Fokus Pada Empat Pilar Utama

Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…

1 hour ago

Kekerasan Terhadap Perempuan Papua Masih Seperti Gunung Es

Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…

2 hours ago

Pemkot Jayapura Alokasikan Rp32,5 Miliar untuk THR dan TPP ASN

Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…

3 hours ago

Bawaslu Papua Laporkan Dana PSU ke Gubernur

Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…

4 hours ago

Pengoperasian Rumah Singgah Mulai Dipersiapkan

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…

5 hours ago