Categories: METROPOLIS

Saatnya Bertindak, Bukan Lagi Diskusi dan Berencana

JAYAPURA-Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray menegaskan, saat ini bukan saatnya lagi berdiskusi, seminar, atau membuat perencanaan untuk upaya penyelamatan kawasan penyangga Cycloop.

    Karena menurutnya, hal itu sudah dilakukan oleh para pendahulu sehingga tidak perlu dikakukan lagi  saat ini. “Itu sudah dilakukan oleh para pendahulu, saatnya sekarang kita kerjakan apa yang sudah direncanakan itu. Kalau rencana terus menerus kapan kita kerjanya,” kata Jan Jap Ormuseray, Jumat (15/3), di Jayapura

   Dia mengatakan,hampir semua kawasan cagar alam Cycloop sudah dirambah dan dirusak oleh oknum masyarakat. Sebagian besar lahan tersebut dialihfungsikan untuk lahan pertanian. Karena itu, butuh komitmen semua pihak untuk menjaga kawasan cagar alam Cycloop.

   “Karena tidak bisa dilakukan sendirian oleh pemerintah, kalau tidak ada dukungan dari semua pihak,” katanya.

   Lanjut dia, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua belakangan ini begitu gencar dalam kampanye penyelamatan Cycloop, melalui program penanaman pohon, bagi bibit pohon gratis dan penanaman tanaman bambu sepanjang 78 kilo meter sepanjang kawasan penyangga Cycloop dari wilayah Kota Jayapura sampai diwilayah Kabupaten Jayapura. Program ini akan berjalan dengan baik apabila ada dukungan dari masyarakat dengan tidak merusak tanaman yang sudah kerjakan oleh pemerintah.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

1 day ago

Diduga Karena Persoalan Asmara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…

1 day ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

1 day ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

1 day ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

1 day ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

1 day ago