Categories: PILKADA 2024

Menanti Kejutan di Seremoni Pembukaan Piala Dunia U-17

Ketua umum PSSI memastikan FIFA dan semua tim peserta puas dengan persiapan di semua venue di empat kota penyelenggara. Piala Dunia U-17 diharapkan menjadi pintu gerbang para bakat muda tuan rumah untuk mendunia.

BAGUS P. PAMUNGKAS, Surabaya-FARID S. MAULANA, Solo-TAUFIQ A., Jakarta

AKSES menuju tribun VIP Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, sudah disekat. Dibatasi menggunakan pagar besi.

Seperti terlihat kemarin (8/11), menjelang pembukaan Piala Dunia U-17 besok (10/11), hanya ada tiga baris jalur untuk masuk menuju tribun. Setiap pagar besi juga mulai dijaga petugas.

Secara keseluruhan, akses masuk ke Stadion GBT telah dibatasi. Ada pemeriksaan kepada semua kendaraan yang hendak masuk. Hal itu berlaku pula bagi media. Hanya yang mendapat ID card akreditasi dari FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) yang diizinkan mengakses.

Pengamanan ketat juga berlaku di tiga venue di tiga host city lainnya: Stadion Manahan, Solo; Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung; dan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta. Indonesia memang memasuki etape terakhir sebelum ajang kelas dunia, Piala Dunia –meski di kelompok umur– pertama yang digelar di sini yang akan turut menentukan apakah negeri ini bakal diberi kepercayaan FIFA menghelat event lainnya.

FIFA sudah mengecek semuanya. Mereka happy dengan preparation (persiapan)-nya,” ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Jakarta kemarin.

Erick menerangkan, Stadion GBT sedang dipasangi berbagai perlengkapan pendukung untuk keperluan seremoni pembukaan. ”Sekarang equipment FIFA sudah masuk. Ini akan menjadi sesuatu yang menarik. Kalian akan lihat pada 10 November nanti akan surprised (terkejut),” terang mantan presiden klub Inter Milan tersebut.

TEMPAT LAGA FINAL: Stadion Manahan Solo, venue partai puncak. (JAWA POS RADAR SOLO)

 

JIS juga tuntas menjalani pergantian rumput. ”Kami juga fokus di akses penonton. Akses penonton yang dibangun pemerintah untuk menyeberang dari JIS ke Ancol sudah jadi,” lanjutnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago