Categories: PILKADA 2024

Demo Parpol dan Masyarakat Batalkan Pelaksanaan Pleno KPU Jayawijaya

Terkait dugaan Suara Caleg yang dihilangkan oleh PPD dalam pelaksanaan Pleno di KPU Jayawijaya

WAMENA – Aksi demo kembali terjadi di Depan Kantor DPRD Jayawijaya, dimana demo tersebut ditujukan kepada KPU Kabupaten Jayawijaya untuk membatalkan hasil pleno 4 Distrik yang telah dilakukan sebelumnya, aksi tersebut memicu KPU Jayawijaya juga membatalkan pelaksanaan pleno yang untuk hari Selasa (5/3).

Sejak Pukul 10.30 WIT, Masyarakat tiba di kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya yang bertujuan memasuki halaman Kantor DPRD Jayawijaya yang dijadikan sebagai tempat Pleno namun dihadang aparat keamanan dari Polres Jayawijaya sehingga masa hanya berorasi didepan kantor tersebut.

Dalam aksi demo tersebut coordinator lapangan  Simson Asso Meminta untuk KPU Kabupaten Jayawijaya, dan Bawaslu memberikan penjelasan terkait perbedaan hasil perolehan suara tingkat distrik tidak sama dengan hasil suara yang di bacakan oleh PPD.

Mereka juga menuntut kepada Bawaslu dan KPU agar menindaklanjuti kecurangan-kecurangan dilakukan oleh Festus Asso dan Iwan Asso dalam yang melakukan penghilangan Suara dari caleg lain kepada Festus Asso yang mengakibatkan masalah di beberapa distrik.

Caleg Partai Garuda  Marlon Asso mengakui jika aksi tuntutan hari ini adalah Pleno tingkat Distrik Asotipo, maima dan popukoba, yang dinilai  adanya peralihan suara oleh DPR aktif yang melakukan kecurangan dalam suara caleg, sehingga adanya perbedaan suara pada saat di distrik dan hasil suara yang di bacakan di kantor DPRD Kabupaten Jayawijaya.

“Untuk hasil pleno tingkat Distrik Asotipo, popukoba, dan maima, itu C hasil tidak ada di tangan saksi parpol kami, namun di bawah lari oleh PPD. Sehingga hasil Suara yang kami di distrik di nama –nama kami lebih unggul, tetapi pada saat di Pleno di kantor DPRD Jayawijaya, hasil suara berbeda dengan yang di Distrik.”bebernya

Penyampaian sama juga dikeluarkan  Ketua DPW Partai PKB Asis Lani menyatakan , yang ingi di sampaikan bahwa Distrik Asotipo itu, suara dari partainya itu ada namun pada tiba di pleno Kabupaten, suara tidak ada. Bukan hanya 3 distrik ini, tetapi ini hampir terjadi di semua distrik, dan ini sangat fatal dan bisa mengakibatkan masalah.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

KM. Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafura, Satu Tewas, Enam Hilang

Sebanyak 13 anak buah kapal ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas…

13 hours ago

Tiga Anggota TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

14 hours ago

Tuntut Ganti Rugi, TK Negeri Pembina Merauke Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Lusia Leftumun mengungkapkan, pemalangan ini merupakan yang kedua kalinya. Di tahun 2025 saat sekolah mau…

15 hours ago

Dewan Adat Papua Wilayah Hubula Imbau Jaga Kedamaian Bersama

Ketua Dewan Adat Wilayah Hubula Enggelbert Sorabut menyebutkan jika wilayah Adat Daerah Hubula atau Hubulama…

17 hours ago

Temui Puluhan Pencaker: “Saya Datang untuk Memperbaiki, Bukan Menyalahkan”

Massa yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga pemuda tersebut datang menuntut keadilan. Beberapa menuntut kejelasan…

18 hours ago

Menuju Smart City, Diskominfo Kab. Jayawijaya Mulai Bentuk Command Center

Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama.S.STP menyatakan untuk mendukung Jayawijaya sebagai Smart…

19 hours ago