

Frans Rumsarwir, Ketua Bawaslu Kota Jayapura (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Jayapura, Frans Rumsarwir, menyatakan bahwa pasca putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan tiga komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura, pihaknya tidak lagi melihat keberadaan ketiganya di gudang logistik.
“Sejauh yang kami amati dalam pengawasan logistik PSU pasca putusan DKPP kemarin, kami tidak melihat tiga rekan KPU yang diberhentikan itu,” ujar Frans, Kamis (3/7).
Menurut Frans, Bawaslu Kota Jayapura hingga saat ini belum menerima surat perintah resmi dari Bawaslu RI terkait pengawasan pelaksanaan putusan DKPP tersebut. Namun demikian, Bawaslu tetap menjalankan tugas pengawasan di lapangan.
“Tapi paling lama, kami terima putusan itu tujuh hari pasca putusan, sesuai perintah,” jelasnya. Meski belum ada perintah resmi, Frans menyebut Bawaslu Kota Jayapura tetap memantau proses penyediaan logistik menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan pada 6 Agustus 2025 mendatang.
“Kami akan jalani tugas pokok kami, yakni mengawasi semua tahapan menuju PSU. Namun secara khusus pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pergantian antar waktu (PAW) komisioner KPU tetap menunggu arahan dari Bawaslu pusat,” ungkap Frans.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa proses pemberhentian tiga komisioner tersebut secara resmi akan disampaikan oleh KPU RI kepada KPU provinsi, termasuk Bawaslu di tingkat provinsi maupun kota. Namun sampai hari ini surat tersebut belum diterima.
Page: 1 2
Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…
Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…
Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…
Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…
Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…