Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2025, tercatat 405 pelanggaran lalu lintas, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 518 pelanggaran. Namun, jenis pelanggaran terbanyak tetap tidak berubah, yakni tidak menggunakan helm SNI.
Jumlah kendaraan yang diamankan selama operasi juga mengalami penurunan. Tahun ini sebanyak 405 unit kendaraan diamankan, sedangkan pada 2024 sebanyak 502 unit. “Operasi Patuh tahun ini lebih difokuskan pada penindakan. Harapannya, para pengendara bisa lebih patuh dan tertib saat berkendara di jalan raya,” tegas Kombes Fredrickus.
Terkait sanksi tilang, pihaknya mencatat sebanyak 174 pelanggar dikenakan denda tilang, dan hingga saat ini masih terdapat 26 unit sepeda motor yang diamankan di Mapolresta karena belum diambil pemiliknya.
“Kendaraan belum bisa diambil karena pemiliknya belum menunjukkan bukti pembayaran denda tilang melalui Bank BRI. Tanpa bukti tersebut, petugas tidak akan mengizinkan kendaraan keluar dari Mapolresta,” tutupnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…