

AKP Frengki Rumbiak saat sertijab sebagai Kapolsek Jayapura Utara, di Mapolresta Jayapura Kota, Selasa (19/5) (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA–AKP Frengki Rumbiak resmi mengemban jabatan baru sebagai Kapolsek Jayapura Utara menggantikan AKP Rudi Frishan yang memasuki masa purna tugas. Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolresta Jayapura Kota, , di Mapolresta Jayapura Kota, Selasa (19/5).
Usai resmi menjabat, Frengki menegaskan langkah awal yang akan dilakukannya adalah membangun koordinasi dengan seluruh unsur pemerintah dan tokoh masyarakat di wilayah Jayapura Utara guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Beberapa hari ini saya fokus melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah terlebih dahulu, mulai dari pihak distrik, lurah-lurah, kepala kampung, kepala suku dan seluruh perangkat yang ada di Jayapura Utara,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut. “Kita harus kerja sama untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan terkendali. Walaupun angka kriminalitas cukup tinggi, kita berupaya menekan seminimal mungkin agar persoalan yang terjadi tidak berkembang lebih besar,” katanya.
Frengki menegaskan dirinya berkomitmen menjalankan arahan Kapolresta Jayapura Kota untuk menangani setiap persoalan secara profesional, sekecil apa pun kasus yang terjadi di wilayah hukum Jayapura Utara. “Situasi Kamtibmas di Jayapura Utara harus tetap aman dan terkendali. Apa pun permasalahan yang terjadi tetap kami tangani dengan baik dan profesional,” tegasnya, Rabu (20/5)
Terkait persoalan kriminalitas, Frengki mengakui peredaran minuman keras (miras), narkotika jenis ganja, hingga kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi persoalan yang cukup menonjol di Jayapura Utara.
Ia mengatakan salah satu kendala dalam penanganan kasus narkotika ialah masih adanya keluarga pelaku yang mencoba menutup-nutupi persoalan tersebut.
“Kalau memang ada pelanggaran hukum tetap akan kami tindak sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.
Page: 1 2
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…