Categories: PATROLI

Jadi Guru, Polisi di Yahukimo Ajari Anak-Anak Baca Tulis

JAYAPURA– Perhatian Polri terhadap pendidikan Papua terlihat nyata, lewat Program Ops Damai Cartenz-2022 bernama  Polisi Pi Ajar atau Si-Ipar, anggota Polri menjadi guru dan mengajari anak-anak pelajaran dasar.

Proses belajar mengajar ini dilakukan di GPDI Agape, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu (19/10). Polisi mengajari anak-anak tentang materi dasar seperti cara baca, tulis dan berhitung.

Ipda I Made Budi Dumariawan yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan anak-anak yang diajari oleh anggotanya saat ini sudah memasuki tahap menulis dan membaca.

“Walaupun belum semua, tapi anak-anak disini mulai lancar membaca dan semua butuh proses agar mereka jadi pintar dan mahir “Ujar Ipda Made.

Dia mengungkapkan bahwa ntuk menggugah semangat belajar dari anak-anak, pihaknya memberikan  snack atau makanan ringan kemudian bermain dan bernyanyi bersama.

Ipda Made menambahkan, pihaknya akan terus menggencarkan kegiatan Si-Ipar  ini dan akan dilakukan secara rutin.  “Materi Membaca menulis dan menulis masih terus diintensifkan, agar mereka benar-benar bisa, ” Tandasnya.

Tempat terpisah, Kabid Humas Polda Papua  Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal,   Program Si-Ipar hadir untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Papua. (gin)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

8 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

9 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

10 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

11 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

12 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

13 hours ago