

Kapolda Irjen Pol Patrige Renwarin bersama unsur terkait dan forkopimda saat panen raya jagung di Koya, Sabtu (16/5) (foto:Humas Polda)
JAYAPURA–Polda Papua menggelar kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II di kawasan Koya Barat, Kota Jayapura, Sabtu (16/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mewujudkan swasembada jagung tahun 2026. Panen raya dipimpin langsung Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, dan dihadiri Dankodaeral X Jayapura Mayjen TNI (Mar) Sugianto, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait, para pejabat utama Polda Papua, unsur Forkopimda, serta kelompok tani setempat.
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang menjadi perhatian bersama. Karena itu, Polda Papua berkomitmen mendukung peningkatan produksi jagung melalui pengembangan lahan pertanian di berbagai wilayah hukum Polda Papua.
Menurutnya, kondisi geografis Papua yang cukup menantang serta keterbatasan akses transportasi tidak menjadi hambatan bagi aparat kepolisian bersama masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan produktif.
“Kami menyadari kondisi geografis Papua yang cukup menantang serta keterbatasan akses transportasi. Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat personel Polri, kelompok tani maupun seluruh pihak terkait untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif demi mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Patrige.
Ia menjelaskan, hasil panen jagung Polda Papua pada periode Januari hingga Mei 2026 mengalami peningkatan signifikan. Produksi jagung tercatat mencapai 64,35 ton atau meningkat sekitar 264,6 persen dibandingkan pe
Page: 1 2
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…