

Pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan dari tim Keladi Sagu bernama Hagabal, di Kampugn Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (13/8). (FOTO: Humas foro Cepos)
JAYAPURA-Polri tak hanya melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Polri khususnya di wilayah Papua juga berupaya membantu masyarakat dengan menggelar program pelayanan kesehatan gratis, yakni Keladi Sagu yang dijalankan Satgas Rasaka Cartenz 2023 Polda Papua.
Salah satu kegiatan Program Keladi Sagu terlaksana di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Minggu (13/08). Tim kesehatan Polri yang terdiri dari Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep dan Bripda Resky Tumonglo, A.md.Kep, turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.
Bripda Satrio, salah satu anggota tim kesehatan, menyampaikan bahwa kegiatan Keladi Sagu di Kampung Kago bertujuan membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, termasuk penyakit kulit, ISPA, dan stunting. Dalam kegiatan ini, tim kesehatan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan kepada masyarakat setempat yang sakit. Salah satunya adalah myalgia sebuah istilah medis yang berarti nyeri otot.
Nyeri otot yang dialami oleh masyarakat Kampung Kago bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah ketegangan otot akibat penggunaan berlebihan atau cedera. Bripda Satrio menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat terjadi karena sejumlah faktor, termasuk cedera akibat terjatuh, terbentur, atau mengalami kecelakaan saat beraktivitas.
Satrio berharap, dengan adanya edukasi dari tim kesehatan Polri maka masyarakat dapat lebih memahami penyebab nyeri otot dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah nyeri yang mereka rasakan tidak bertambah parah.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, pelaksanaan Program Keladi Sagu menjadi kegiatan rutin yang terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
“Kami berharap masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Tujuannya agar bisa mengantisipasi gangguan kesehatan yang diderita masyarakat sejak dini,” tutur Kasatgas Humas. (tri)
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…