Categories: PATROLI

Operasi Ketupat Dimulai, Polda Papua Siagakan 1.701 Personel

JAYAPURA–Kepolisian Daerah (Polda) Papua resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 sebagai tanda dimulainya pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polda Papua. Apel tersebut dilaksanakan di Mako Brimob Polda Papua, Kamis (12/3).

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolda Papua Kombes Pol Muhajir dan dihadiri para pejabat utama (PJU) Polda Papua serta unsur Forkopimda. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur lintas sektoral, mulai dari TNI, instansi pemerintah daerah, hingga organisasi kemasyarakatan seperti ORARI, Pramuka, dan sejumlah organisasi lainnya yang turut mendukung pengamanan.

Wakapolda Papua Kombes Pol Muhajir menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Cartenz 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan tujuan utama menjamin keamanan serta kelancaran arus mudik dan arus balik masyarakat pada perayaan Idulfitri.

“Operasi ini merupakan operasi kemanusiaan yang dilaksanakan setiap tahun guna memastikan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya kepada awak media usai pelaksanaan apel.

Operasi Ketupat Cartenz 2026 di wilayah Polda Papua akan berlangsung selama 15 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 27 Maret 2026. Dalam operasi ini, Polda Papua mengerahkan total 1.701 personel yang terdiri dari berbagai unsur pengamanan.Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.215 personel berasal dari internal Polda Papua.

Sementara itu, unsur TNI turut mendukung dengan kekuatan 147 personel, serta 339 personel lainnya berasal dari berbagai instansi terkait. Selain pengerahan personel, aparat keamanan juga menyiapkan puluhan pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis guna menunjang pelaksanaan operasi di lapangan.

“Sebanyak 62 pos telah disiapkan yang terdiri dari 27 Pos Pengamanan (Pos Pam), 22 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 13 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut akan difungsikan untuk mengawasi arus pergerakan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan kepada para pemudik yang membutuhkan bantuan,” jelasnya.

Fokus utama pengamanan dalam Operasi Ketupat Cartenz tahun ini mencakup jalur-jalur transportasi utama, baik jalur udara, laut, maupun darat yang menjadi akses mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran. Selain itu, aparat juga akan melakukan pengamanan terhadap berbagai objek vital dan pusat keramaian masyarakat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Alat Berat Terbatas, Cetak Sawah Papua Masih Lambat

Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…

2 hours ago

Wali Kota Ajak Warga Pulihkan Bersama Lokasi Kebakaran

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru bersama Forkopimda, aparatur sipil negara…

3 hours ago

Dua Hari ke Depan Stok Logistik Korban Kebakaran Masih Aman

Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, memastikan ketersediaan logistik bagi korban kebakaran di Dok…

4 hours ago

Apresiasi Berbagai Pihak yang Bantu Korban Kebakaran

   Abisai mengatakan, dukungan terhadap para korban tidak hanya datang dari pemerintah maupun BUMN dan…

5 hours ago

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago