Categories: PARIWARA

Bank Papua Gandeng Kejati Papua Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Perusahaan

  Ia menjelaskan, Bank Papua memandang Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya Kejaksaan Tinggi Papua melalui fungsi Jaksa Pengacara Negara, bukan semata sebagai aparat penegak hukum, melainkan juga sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, maupun tindakan hukum lainnya kepada badan usaha milik daerah.

   Menurutnya, keberadaan Kejaksaan sebagai strategic legal partner akan memberikan dukungan bagi Bank Papua dalam mengambil setiap kebijakan secara profesional, hati-hati, dan sesuai koridor hukum yang berlaku.

  “Keberhasilan sebuah institusi perbankan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis maupun kinerja keuangan, tetapi juga dari kemampuan membangun tata kelola yang baik, menjaga integritas, serta meminimalkan risiko hukum dalam setiap aktivitas usaha,” katanya.

   Yuliana menegaskan, penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi awal penguatan sinergi antara Bank Papua dan Kejaksaan Tinggi Papua. Melalui kerja sama itu, Bank Papua berharap memperoleh dukungan optimal dalam penyelesaian berbagai persoalan hukum melalui pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, maupun tindakan hukum lainnya.

  Selain itu, Bank Papua juga berharap Kejaksaan Tinggi Papua dapat berperan secara preventif melalui konsultasi hukum, penyusunan legal opinion, pendampingan terhadap kebijakan strategis perusahaan, penyelesaian aset dan piutang, hingga edukasi hukum bagi seluruh insan Bank Papua.

  “Langkah preventif merupakan bagian penting dalam membangun budaya kepatuhan (compliance culture). Dengan pemahaman hukum yang semakin baik, seluruh insan Bank Papua diharapkan mampu bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan penuh kehati-hatian,” ujarnya.

   Ia menambahkan, sinergi tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Bank Papua sebagai bank milik pemerintah daerah yang sehat, transparan, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Papua.

  Yuliana mengakui tantangan dunia usaha dan industri perbankan ke depan akan semakin kompleks sehingga tidak dapat dihadapi sendiri oleh setiap lembaga. Karena itu, kolaborasi dan koordinasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pemkab Puncak Jaya Perkuat Jiwa Kewirausahaan Pemuda

  Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pemuda dan wirausaha pemula dari berbagai wilayah di…

6 hours ago

IDI Jayawijaya Didorong Bentuk 7 Cabang di Wilayah Papua Pegunungan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode…

7 hours ago

Kesiapan Peringatan HUT ke-81 RI di Keerom Capai 80 Persen, Panitia Gelar Berbagai Lomba

Deivy menjelaskan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Keerom telah diawali dengan kegiatan pencanangan…

7 hours ago

Pemuda Yakonde Miliki Tekad Mengubah dari Dalam

Utamanya adalah terkait karakter yang erat kaitannya dengan lingkungan dan pergaulan anak muda. Ondoporo Keray,…

8 hours ago

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

20 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

22 hours ago