

Vaksinasi warga di Kantor Dinas Kesehatan Senin (28/3) lalu. (FOTO: Elfira)
Karena Faktor Keamanan dan Penolakan
JAYAPURA – Cakupan imunisasi Covid-19 pada usia anak yang paling rendah di Papua yakni Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Puncak, cakupan imunisasi Covid-19 dosis 1 dan 2 masih 2 persen.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Aaron Rumainum menyebut masih beradanya diangka 0 persen di dua Kabupaten tersebut lantaran penolakan warga yang tidak mau divaksin serta kondisi keamanan.
“Kalau di Kabupaten Puncak karena faktor keamanan, sementara di Dogiyai warga sendiri yang menolak divaksin,” kata dr Aaron kepada Cenderawasih Pos, Kamis (26/5)
Kendati demikian, dua Kabupaten ini jika ingin melakukan vaksinasi maka bisa mendatangi wilayah terdekat dengan daerahnya. dr Aaron meminta agar warga tetap melakukan vaksinasi.
“Tetap vaksin, apalagi sudah ada kebijakan bisa membuka masker di ruang terbuka. Dengan vaksin kekebalan tubuh membaik,” ungkapnya.
Dikatakan, hingga saat ini Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua masih melakukan pelayanan vaksinasi terhadap warga masyarakat. (fia/gin)
Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…
Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…
Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…
Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…
Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…