Categories: SENTANI

KTNA Kab.Jayapura Wakili Papua di Pra PENAS 2022

SENTANI -Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)  Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku memastikan, KTNA asal Kabupaten Jayapura akan mengikuti ajang pra Pekan Nasional (PENAS) KTNA yang dilaksanakan Sulawesi Selatan.

Dia menjelaskan, Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) merupakan ajang pertemuan para petani dan nelayan yang digagas tokoh tani nelayan sejak tahun 1971. Ini merupakan iven empat tahunan yang akan menjadi ajang uji kompetensi atau unjuk ketangkatasan di bidang pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan.

“Jadi ajang PENAS KTNA akan diikuti oleh peserta yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia, dengan kekuatan kontak tani nelayan dari daerahnya masing-masing. Setiap provinsi bisa mengirimkan peserta hingga seribu orang, karena ada peserta utama, peserta pendamping dan peserta peninjau,” ungkap Adolf Yoku, Selasa (24/5).

Sebelum event PENAS XVI tahun 2022 digelar, kata Adolf Yoku,  akan diawali dengan event Pra PENAS yang juga sebagai wadah belajar mengajar, tukar-menukar informasi dan berbagi pengalaman bagi petani, nelayan dan pengembangan kemitraan.

Pra PENAS tahun 2022 direncanakan akan berlangsung pada tanggal 25 – 27 Juni 2022 di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, guna mempersiapkan pelaksanaan PENAS XVI tahun 2023 di Padang, Sumatera Barat.

“Kabupaten Jayapura secara organisasi sudah memenuhi syarat, sudah dibentuk dan dilantik/disyahkan.  Sesuai hasil rapat diputuskan KTNA Kabupaten Jayapura akan ikut Pra-PERNAS di Maros. Dari setiap OPD mitra itu bisa mempersiapkan 2 orang petani/nelayan andalannya. Jadi dari 5 OPD kalau memberangkatkan 10 sampai 20 petani tidak masalah bagi Kabupaten Jayapura,”jelasnya.

Lanjut dia,  koordinasi dengan provinsi sampai saat ini belum ada kepastian untuk ikut Pra-PENAS, sehingga mereka merekomendasikan dan sudah mendaftarkan kepada KTNA Pusat bahwa KTNA Kabupaten Jayapura siap untuk ikut Pra-PENAS mewakili Provinsi Papua.

“Karena ini juga pertaruhan wibawa kita khususnya di bidang pertanian, karena PENAS sebelumnya di Aceh, Provinsi Papua tampil sebagai Juara Umum,” kata Adolf bangga.

Beberapa agenda penting dalam ajang Pra-PENAS antara lain Rembug Utama, Temu Wicara, Pameran dan Promosi, Temu Usaha Agribisnis, Studi Banding dan Temu Profesi.

Pra-PENAS 2022 diperkirakan akan diikuti sekitar 5.000 orang perwakilan petani-nelayan, baik sebagai peserta utama, peserta pendamping serta peserta peninjau yang datang dari seluruh Indonesia. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Puskesmas Rimba Jaya Tak Luput dari Pemalangan

Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…

6 hours ago

Stunting di Merauke Capai 17,4 Persen

Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…

6 hours ago

Pemkab Jayawijaya-PLN UP3 Wamena Launching Program Jayawijaya Terang di Distrik Tailarek

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…

7 hours ago

Camporee Pathfinder Arafura International Bentuk Karakter Generasi Muda

Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…

7 hours ago

Dua Unit Ruko dan Satu Garasi Ludes Terbakar

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…

8 hours ago

Polisi Beberkan Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Jalan Logpon Mimika Tewaskan Seorang Pria

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…

8 hours ago