

Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos didampingi Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH.,M.Si menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan beberapa pimpinan lembaga penerima hibah dan media massa, di Kantor Bappeda, Karubaga, Senin (23/6). (Foto/Diskominfo Tolikara)
KARUBAGA-Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos didampingi Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH.,M.Si menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan beberapa pimpinan lembaga penerima hibah dan media massa, bertempat di Kantor Bappeda, Karubaga, Senin, (23/6) kemarin.
Turut hadir dalam penandatanganan NPHD, Sekda Tolikara Dr. Yosua Douw, S.Sos.,M.Si bersama para Asisten dan Staf Ahli serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tolikara.
Bupati Willem Wandik dalam arahannya mengatakan, pemerintah bersinergi dengan berbagai lembaga dalam pemberdayaan masyarakat guna mengejar ketertinggalan pembangunan di Kabupaten Tolikara.
“Pemerintah hadir disini tidak sendirian, tetapi sebagaimana lasimnya selalu bersinergi dengan lembaga swasta dalam mendorong dan memperjuangkan permberdayaan masyarakat. Juga dalam rangka mengejar ketertinggalan dan menjangkau daerah-daerah yang terisolasi dan sulit dijangkau pemerintah,” ucap Bupati Willem Wandik.
Penandatanganan tersebut menurut Bupati Willem Wandik, juga dilakukan untuk mempererat hubungan kerja sama antara pemerintah dengan lembaga swasta. Ia mengucapkan terima kasih kepada setiap lembaga yang hadir dalam kegiatan penandatanganan NPHD.
“Kita sama-sama menjaga hubungan kemitraan yang sudah terbangun selama ini. Kita saling mendukung, saling menopang dan saling melengkapi. Kita bersinergi dan bekolaborasi dalam mendorong pemberdayaan dan memajukan pembangunan daerah,” ujarnya.
Bupati Willem Wandik menjelaskan, seharusnya banyak lembaga yang juga menerima bantuan hibah dari pemerintah namun terkendala persoalan efisiensi atau penghematan anggaran. Masalah efisiensi anggaran ini bukan hanya terjadi di Tolikara melainkan di seluruh daerah di Indonesia.
“Tadinya efisiensi anggaran dilakukan di tingkat pusat saja, tetapi ternyata terjadi juga di tingkat daerah. Di seluruh Indonesia, kita masih dihadapkan masalah penerimaan daerah karena efisiensi anggaran. Ini juga karena permasalahan global yang berdampak hingga negara kita,” jelas Bupati Willem Wandik.
Page: 1 2
Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…
Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…
Status bebas PMK ini menjadi modal penting bagi stabilitas pangan dan keamanan ibadah kurban di…
Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…
"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…
Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…