

SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura merilis data jumlah kasus warga di Kabupaten Jayapura yang terpapar Covid-19 secara komulatif sejak awal hingga saat ini sudah mencapai lebih dari 4000 kasus.
Data ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan sejak pertengahan Januari hingga saat ini.”Kalau secara kumulatif jumlah kasus yang terjadi di Kabupaten Jayapura sampai saat ini sudah mencapai 4. 113 warga yang terpapar Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie, dalam rilis yang diterima wartawan, Jumat (25/2).
Hingga saat ini, sebanyak 3145 orang atau 76% dari jumlah tersebut sudah dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi. Baik secara mandiri maupun terpusat di rumah sakit. ”Yang sembuh sekarang sudah 76% atau 3145 orang,” jelasnya.
Secara keseluruhan jumlah warga yang pernah terpapar dan dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 ada 121 pasien.
Sementara itu data terbaru di Kabupaten Jayapura, ada penambahan pasien yang terkonfirmasi positif sebanyak 847 orang. Data tersebut terhitung sejak akhir Januari hingga saat ini.
“Jumlah pasien baru kita 847 orang. Kemarin ada yang sudah selesai menjalani isolasi atau sudah dinyatakan sembuh sebanyak 56 orang, “ujarnya.
Pemerintah berharap masyarakat di Kabupaten Jayapura terus mengikuti program vaksin Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah termasuk tetap memanfaatkan protokol kesehatan, guna mencegah dan membatasi penyebaran Covid-19.(roy/ary)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…