

Kantor Labkesda Papua. Saat ini jumlah masyarakat yang PCR turun derastis. (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Jumlah warga yang melakukan pemeriksaan Covid-19 melalui polymerase chain reaction (PCR) di Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Papua menurun dratis sejak akhir tahun 2022. Penurunan jumlah pemeriksaan ini seiring dengan dicabutnya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Presiden.
Kepala Balai Labkesda Provinsi Papua, Selly Ajawaila menyampaikan, sudah hampir tiga pekan ini tak ada warga yang datang ke Labkesda Papua untuk melakukan tes Covid-19 melalui pemeriksaan PCR. Padahal dulu di masa Covid lagi naik-naiknya.
“Boleh dibilang kami tidak bisa tidur karena jumlah pemeriksaan Covid-19 tinggi. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang datang karena kasus Covid-19 juga sudah menurun,” jelasnya.
Meski begitu lanjut Selly, permintaan layanan pemeriksaan PCR muncul ketika ada momen tertentu, seperti saat kedatang Presiden, Wakil Presiden dan Panglima TNI beberapa waktu lalu. Itupun sifatnya terbatas.
“Sifatnya terbatas, hanya ring 1 saja yang mengajukan permintaan pemeriksaan Covid-19 melalui PCR,” ungkapnya.
Dikatakan, kedepan semua akan hidup berdampingan dengan Covid-19 Dengan begitu kita bertanggungjawab masing-masing untuk menjaga kesehatan dan imunitas.
“Sekarang kembali ke diri masing-masing untuk menjaga imun, atur pola hidup yang sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi dan rajin berolahraga,”Pungkasnya. (fia/gin)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…