Categories: PAPUA TENGAH

Menurunkan Angka Stunting Membutuhkan Kerjasama Seluruh Masyarakat

JAYAPURA – Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Madya BKKBN Provinsi Papua, Djonny Suwuh menyampaikan, angka prevalensi stunting di Papua hingga akhir 2022 mencapai 29,6 persen. Sehingga itu, edukasi pemberian makanan bergizi seimbang menjadi penting untuk menekan angka stunting tersebut.

Menurut Djonny, untuk menurunkan angka stunting di Papua membutuhkan kerjasama seluruh masyarakat dan pengambil kebijakan untuk meningkatkan edukasi gizi seimbang. Sebab, banyak masyarakat yang belum paham, mengerti dan mengetahui.

“Banyak warga yang kurang mendapat informasi gizi seimbang terlebih di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Maka itu, semua stakeholder bahkan seluruh pengambil kebijakan tidak boleh berhenti, bahkan semakin meningkatkan edukasi gizi seimbang,”tegasnya.

Dikatakan, upaya menurunkan angka stunting membutuhkan waktu yang panjang karena harus meningkatkan kesadaran masyarakat itu sendiri. Jika kesadaran masyarakat akan pemenuhan gizi seimbang tidak ada, maka tingkat keberhasilan menekan stunting sangat kecil. Sebagaiman, untuk meningkatkan kesadaran perlu pemahaman yang berulang sehingga timbul kesadaran. Contohnya, masyarakat sadar bisa menggunakan bahan pangan lokal dan memanfaatkannya dengan maksimal untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

“Peringatan Hari Gizi Nasional tahun 2023 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh instaksi terkait untuk meningkatkan kualitasi gizi keluarga, terutama kepada ibu hamil dan anak berusia 0 sampai 2 tahun. Untuk menurunkan stunting maka ibu hamil dan anak harus ditingkatkan gizinya melalui pemberian makanan bergizi seimbang. Melalui Hari Gizi Nasional ini, kami dorong cegah stunting dengan mengonsumsi protein hewani,”Pungkasnya. (fia/gin)

newsportal

Recent Posts

Perkebunan Sawit Akan Terus Dikembangkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan bakal menindaklanjuti masalah rencana pengembangan lahan perkebunan Perusahaan Perkebunan Kelapa…

11 hours ago

Tak Lagi Sibuk Kejar Target Retribusi, Hanya Atur Angkot Supaya Tertib dan Rapi

Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…

14 hours ago

Polsek Kuala Kencana Ringkus Pelaku Penganiayaan di Jalan Mayon

Peristiwa ini bermula ketika personel piket Polsek Kuala Kencana yang dipimpin Kanit Sabhara Ipda Eko…

16 hours ago

Soal Rusunawa Waena, Tunggu Koordinasi dengan Rektor

Pihak rektorat Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya memberikan respons terkait tuntutan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi…

17 hours ago

Pelayanan Pendidikan dan Bansos Harus Tepat Sasaran

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, memastikan pelayan publik berjalan optimal baik di sektor pendidikan dan…

18 hours ago

73.928 Batang Rokok dan 97,92 liter Miras Ilegal Dimusnahkan

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…

19 hours ago