Categories: PARIWARA

BGTK Papua Gelar Rakor Program Prioritas Kemendikdasmen 2025

JAYAPURA– Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Papua menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Prioritas Kemendikdasmen Wilayah Kerja BGTK Papua Tahun 2025, di Hotel Aston Jayapura, Kamis (23/10).

Kepala BGTK Provinsi Papua, Fatkurohmah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi BGTK Papua dengan dinas pendidikan Provinsi dan Kota di empat Provinsi dalam memahami arah kebijakan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Rakor ini penting untuk memperkuat koordinasi dan kemitraan lintas level pemerintahan. Tujuannya agar pelaksanaan program peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan di Papua dapat berjalan efektif, efisien, merata, dan berkelanjutan,” ujar Fatkurohmah.

Selain menyelaraskan kebijakan, kegiatan ini juga menjadi forum untuk melakukan evaluasi dan refleksi terhadap berbagai program yang telah maupun sedang berjalan di BGTK Papua. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan rencana tindak lanjut yang konkret dan terukur di tingkat daerah.

Rakor yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2025 ini diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan, pengelola ketenagaan, dan operator dari 29 kabupaten/kota dan empat provinsi di wilayah Tanah Papua, serta guru mitra dan perwakilan lembaga pendidikan.

“Melalui koordinasi yang kuat dan semangat kolaborasi, kita ingin mewujudkan pendidikan yang benar-benar memberi manfaat bagi seluruh anak bangsa di Tanah Papua,” tutupnya.
Direktur Kepala Sekolah Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Ditjen GTKPG, Dr Irwan Junaedi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas komitmen BGTK Papua yang terus berupaya memperkuat kualitas guru dan tenaga kependidikan di wilayah paling timur Indonesia.

“Kami berharap melalui rakor ini, semua pihak — mulai dari dinas pendidikan, pengawas, kepala sekolah hingga guru — memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan Kemendikdasmen. Kolaborasi yang solid menjadi kunci agar transformasi pendidikan benar-benar terjadi di Papua,” ujar Dr. Irwan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

3 hours ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

18 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

23 hours ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

24 hours ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

1 day ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

1 day ago