Sementara itu, Gubernur Papua Matius Fakhri dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, menyebut rakor ini sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama mewujudkan Papua baru yang maju, harmonis, dan berdaya saing global.
Gubernur menyoroti tantangan pendidikan di Papua, mulai dari keterbatasan tenaga pendidik, beban administratif kepala sekolah, hingga konsistensi pembelajaran. Ia menekankan pentingnya sistem pendidikan yang kuat, menyeluruh, dan berkelanjutan.
Beberapa langkah strategis yang diusulkan antara lain penguatan kompetensi guru berbasis konteks lokal, integrasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran, percepatan sertifikasi guru honorer di daerah terpencil, serta pengembangan Kurikulum Noken berbasis budaya lokal.
“Transformasi pendidikan Papua bukan hanya membangun sekolah, tetapi membangun manusia Papua yang cerdas, berkarakter, dan bangga dengan kearifan lokalnya,” ujar Aryoko. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…
Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…
Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…
Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…
“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…
Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…