

Plt. Sekda Mamberamo Raya Sergius Doromi, S.Pd, menyerahkan susu dan telur kepada balita prevalensi stunting, Rabu (18/12). (Foto/Willy for Cepos)
BURMESO_Kabupaten Mamberamo Raya mencatat prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Papua dengan angka mencapai 40 persen, berdasarkan data yang dirilis hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2023.
Kondisi ini memicu langkah cepat dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mamberamo Raya untuk meluncurkan program inovatif Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau disingkat Genting.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mamberamo Raya Dorce Muabuay mengatakan program Genting bertujuan untuk menekan angka stunting dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, keluarga, dan stakeholder terkait.
Kepala Dinas DP3AP2KB Mamberamo Raya menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk memastikan anak-anak di wilayah tersebut tumbuh sehat dan bebas stunting.
Page: 1 2
Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre mengatakan secara umum, pola…
“Untuk pelanggaran pertama pasti ada teguran lisan, namun untuk selanjutnya kendaraan akan kami derek dan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, dalam pertemuan bersama warga (ruang pablik) menjelaskan bahwa pembayaran…
Karena itu, mereka memutuskan untuk membuat hutan sendiri. Tahun 2000 menjadi titik awal perjalanan. Bermodalkan…
Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang…
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan…