Categories: PARIWARA

Catat Sejarah Baru, Papua Selatan Jadi DOB Pertama Raih Opini WTP

MERAUKE- Provinsi Papua Selatan mencatat sejarah baru. Sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang dimekarkan kurang lebih 4 tahun sejak November 2022 lalu, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas hasil pemeriksaan keuangan tahun 2025 yang diserahkan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dalam sidang Paripurna DPRP Papua Selatan, di Salor, Merauke, Kamis (8/6).

Dokumen LHP BPK RI tersebut diserahkan Staf ahli BPK Bidang Manajemen Resiko, Dr. Heri Subowo diterima Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dan Ketua DPRP Papua Selatan Heribertus Silubun. Gubernur Apolo Safanpo atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, khususnya BPK RI Perwakilan Provinsi Papua Selatan, atas pelaksanaan pemeriksaan yang telah dilakukan secara profesional, independen, objektif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami memandang bahwa hasil pemeriksaan ini bukan sekadar bentuk penilaian terhadap laporan keuangan pemerintah daerah, tetapi juga merupakan instrumen evaluasi dan pengendalian yang sangat penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan serta pengelolaan keuangan daerah agar semakin baik dari waktu ke waktu, ” kata Gubernur Apolo Safanpo.

Dikatakan Gubernur Apolo Safnpo, Laporan Hasil Pemeriksaan yang disampaikan pada hari ini akan menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Seluruh catatan, rekomendasi, dan masukan dari BPK RI akan kami tindak lanjuti secara sungguh-sungguh melalui langkah-langkah perbaikan yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan.

“Kami juga menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah agar menjadikan hasil pemeriksaan ini sebagai bahan evaluasi bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan tertib administrasi, memperbaiki pengelolaan aset daerah, serta memperkuat akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan program pembangunan, ” jelasnya.

Sebagai daerah otonom baru, lanjut Gubernur Apolo Safanpo, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyadari bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dan berbagai hal yang perlu terus dibenahi. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat Papua Selatan.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

17 hours ago

Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi, Empat Distrik Terlayani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…

24 hours ago

Ratusan ASN Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ikuti Ujian Profiling

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…

1 day ago

Massa Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…

1 day ago

74 BTS di Keerom Sudah Mengudara

Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…

1 day ago

OPD Diminta Rampungkan RKPD dan RKA Tepat Waktu

Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

1 day ago