

Angka penyebaran Covid-19 di Kota Jayapura terus meningkat. Selain mentaati protokol kesehatan, warga juga diminta untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Tampak masyarakat yang antusias mengikuti vaksinasi serentak yang digelar Polda Papua di terminal tipe A Entrop, Jumat (18/2) kemarin. (Foto:Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Jayapura nampaknya perlu perhatian yang lebih serius lagi. Pasalnya, tingkat penyebaran cenderung terus melonjak. Jika selama beberapa hari terakhir ini, peningkatan kasus sekitar 90-an, atau masih di bawah 100 kasus, maka pada pada Rabu (16/2) jumlah kasus penyebaran covid melonjak di atas 100 kasus, tepatnya 116 kasus dalam satu hari.
Sementara itu, dari laporan update sebaran Covid-19 yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, Kamis (18/2), semua distrik di wilayah Kota Jayapura sudah masuk ke zona merah, meski ada beberapa kampung/kelurahan yang masih zona hijau. Terhitung Kamis kemarin, juga terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 89 kasus. Sementara pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh ada sebanyak 26 orang.
Tingkat penyebaran yang lebih tinggi dibandingkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 ini, membuat angka komulatif pasien Covid-19 yang saat ini dirawat, baik di rumah sakit, tempat isolasi terpusat LPMP maupun isolasi mandiri cenderung terus naik. Dimana per Kamis (17/2) kemarin dilaporkan mencapai 1.238 orang yang dirawat.
Sementara itu, untuk tempat isolasi erpusat di rumah sehat LPMP Papua terhitung Kamis (17/2) kemarin, secara kumulatif sebanyak 154 pasien, sementara yang sudah dinyatakan sembuh dan pulang sebanyak 11 orang, sehingga yang dirawt sebanyak 143 orang. Meski, kasus penyebaran Covid-19 ini cenderung terus meningkat, namun laporan harian dari Satgas covid-19 ini, jumlah angka kematian tidak ada, alias 0.
Terkait dengan melonjaknya kasus Covid-19 dan masuknya varian Omicron di Kota Jayapura, Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano yang juga ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, beberapa hari lalu juga mengingatkan warga, agar tidak panik. “Jangan panic, tetap patuhi protokol kesehatan,”ujarnya. (*/tri)
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…