

Gerai Vaksinasi Presisi untuk anak yang digelar Polres Boven Digoel,pekan kemarin. (FOTO: Humas Polres Boven Digoel for Cepos)
MERAUKE- Pelaksanaan vaksinasi di Gerai Vaksin Presisi Polres Boven Digoel untuk anak di awal Januari 2022 mengalami peningkatan. Vaksinasi anak tersebut dilakukan untuk umur 6-11 tahun. Sebanyak 3 personel dari Mabes Polri membantu Tim Vaksinasi Seksi Kesehatan Polres Boven Digoel yakni Ipda Dokter Muhammad Irsyad, Penata Wardi, AMK dan PHL Adjie Rizky, AMK. Ipda Muhammad Irsyad selaku dokter dalam tim vaksinasi menjelaskan, ada beberapa pesyaratan bagi warga Boven Digoel yang akan membawa anaknya divaksin.
Persyaratan tersebut diantaranya atas keinginan sendiri, didampingi orang tua, lulus screning kesehatan dan tidak ada paksaan. Selain itu, ia mengharapkan untuk mendukung program pemerintah percepatan vaksinasi 70 persen agar tercapai herd imunity untuk dapat beraktivitas dengan normal. ‘’Mari kita mendukung program pemerintah percepatan vaksinasi minimal 70%,’’ ajaknya.
Ditambahkan, vaksinasi aman dan halal untuk terbentuknya imunitas tubuh di masa pandemi. Apalagi dengan adanya varian baru dari Covid-19 yaitu Omicron. ‘’Vaksin ini sebenarnya sama dengan kita Imunisasi saat kecil sehingga tubuh kita terbentuk antibodi atau perlindungan dalam tubuh kita,”tuturnya.
Vaksinasi bagi anak tersebut selama ini masih berjalan lancar dan aman. (ulo/tho)
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…