Categories: PARIWARA

Wabup Mus Kogoya Pimpin Pemusnahan Miras di Puncak Jaya

Para Pengedar Langsung Dipulangkan ke Daerah Asal

MULIA-Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya bersama aparat keamanan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran minuman keras di wilayah Puncak Jaya. Dimana sejumlah pejabat Forkompimda Puncak Jaya kompak melakukan pemusnahan minuman keras beserta alat produksi hasil sitaan Polres Puncak Jaya, di Lapangan Alun-Alun Kota Baru, Selasa (14/10).

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Puncak Jaya, Mus Kogoya, SE, didampingi Kapolres Puncak Jaya AKBP Achmad Fauzan, Dandim 1714/PJ, Pj Sekretaris Daerah Yubelina Enumbi, SE, MM, MH, serta hadir pula perwakilan MRP Provinsi Papua Tengah, DPRK Puncak Jaya, Asisten III, dan para Kepala OPD.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Narkoba Polres Puncak Jaya membacakan berita acara pemusnahan barang bukti yang terdiri dari berbagai jenis bahan baku dan alat produksi minuman keras lokal jenis cap tikus. Dalam sambutannya, Kapolres Puncak Jaya AKBP Achmad Fauzan menegaskan komitmen pihak kepolisian untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran miras di wilayah hukum Puncak Jaya.

“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan seluruh lapisan masyarakat dalam memberantas peredaran minuman keras. Miras telah menjadi salah satu penyebab utama gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga perlu upaya bersama untuk menanggulanginya,” ujar Kapolres dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (14/10).

Kapolres juga menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menetapkan sanksi tegas bagi para pengedar miras, yakni akan dipulangkan ke daerah asalnya dan tidak diperkenankan kembali ke wilayah Mulia. Sementara itu, Wakil Bupati Mus Kogoya, SE, dalam sambutannya yang mewakili Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Puncak Jaya atas kerja keras mereka dalam menindak peredaran miras di tengah masyarakat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Uang Rp 75 Ribu Hilang, Oknum Guru Diduga Telanjangi 22 Siswa SD

Karena uang tidak ditemukan, pemeriksaan berlanjut. Satu per satu siswa diminta maju ke depan kelas,…

10 hours ago

Pasien Cuci Darah di Indonesia Tembus 200 Ribu Orang

Kementerian Kesehatan menilai penghentian terapi pada pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, berpotensi menimbulkan dampak…

15 hours ago

Komnas HAM: Sebar Video Kekerasan di Medsos Termasuk Bagian dari Teror

Menangapi terkait dengan itu, Ketua Komnas Ham Papua, Frits Ramandey menyebut pihaknya sangat menyayangkan aksi…

16 hours ago

Akhirnya Bisa Rasakan Buah Anggur Meski Disebut Berpotensi Melanggar HAM

Meski saling berdebat namun dibawah dengan candaan, sehingga lawan tidak menangapi serius. Bersama Kepala Kantor…

17 hours ago

30 Unit Excavator Diturunkan Buka Akses

Puluhan alat berat tersebut akan difokuskan pada pemetaan kerusakan infrastruktur serta evakuasi puluhan kendaraan yang…

20 hours ago

Bursa Transfer Tutup, Persipura Tambah 5 Pemain

Persipura kini memiliki 33 pemain untuk menatap putaran ketiga. Kelima pemain baru mereka juga telah…

21 hours ago