

Foto bersama Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH, M.Si, Sekretaris Daerah, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, MA, serta Kepala Bappeda Tolikara, Elisabet Y. Flassy, SE, MM, dan para kepala OPD di Aula Bappeda Tolikara Senin (11/8) (foto:DISKOMINFO TOLIKARA )
KARUBAGA – Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (Renstra-OPD) 2025–2029. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda Tolikara ini dijadwalkan selama tiga hari, mulai 11 hingga 14 Agustus 2025.
Acara ini dibuka oleh Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH, M.Si, didampingi Sekretaris Daerah, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, MA, serta Kepala Bappeda Tolikara, Elisabet Y. Flassy, SE, MM. Dalam Forum ini dihadiri oleh seluruh pimpinan OPD beserta pejabat teknis.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yotam Wonda,SH,M.Si menegaskan pentingnya penyusunan Renstra-OPD sebagai panduan strategis pembangunan daerah selama lima tahun mendatang.
“Renstra ini adalah kompas bagi setiap OPD untuk menyelaraskan program kerja dengan visi dan misi kepala daerah, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Tolikara.
Dokumen ini bukan sekadar rencana di atas kertas, tetapi menjadi arah nyata untuk membawa perubahan di berbagai sektor,” ujar Yotam Wonda.
Ia menambahkan, keberhasilan Renstra akan sangat ditentukan oleh komitmen seluruh
OPD dalam melaksanakan program kerja secara terukur, realistis, dan berorientasi pada hasil. Fokus pembangunan lima tahun ke depan mencakup infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…