

Rektor Uninggrat Papua, Muhammad Husni Inggratubun, bersama Forkopimda foto dengan Mahasiwa lulusan dengan Predikat Cumlaude di Hotel Suni Abepura, Jumat (8/3). (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA– 84 Mahasiswa/i Universitas Doktor Husni Inggratubun (Uningrat) Papua resmi diwisuda dalam rapat senat terbuka Uninggrat Papua, di Hotel Suni Abepura, Jumat (8/3) kemarin
Rektor Uninggrat Papua, Muhammad Husni Inggratubun menyampaikan rapat senat terbuka dan wisuda Progam magister dan sarjana itu merupakan wisuda perdana pasca alih status Uningrat Papua dari Sekolah Tinggi Umel Mandiri.
Adapun mahasiwa yang diwisuda terdiri dari 31 orang Magister Hukum, 8 orang Sarjana Ilmu Komputer dan S1 sarjana hukum 46 orang. “Yang wisuda ini masih alumni ST Umel Mandiri, bbaik yang S2 maupun S1,” kata Husni.
Penundaan wisuda dari alumni ST Umel Mandiri kata dia, karena proses transmigrasi Uningrat Papua dari ST Umel Mandiri membutuhkan proses yang cukup lama. Sehingga di moment Dies Natalis Uninggrat yang ke XXII tahun ini, barulah diwisuda.
“Kita targetnya tahun 2024 ini sekitar bulan November atau Desember akan ada wisuda lagi untuk yang lulus tahun ini,” ungkapnya.
Diapun mengatakan Uningrat Papua telah membuka progam studi (Prodi) baru, diantaranya Prodi Sistem Informasi, Pendidikan Bahasa Inggris, PGSD, Akuntansi, dan Agribisnis. Selain itu untuk Prodi S2 pihaknya telah membuka Prodi Magister Hukum dan Notaris. Kemudian mereka juga sedang merancang membuka Prodi S1 Keperawatan dan Ners.
“Semuanya kami (Uninggrat red) miliki, dan untuk dosen juga banyak yang bergelar doktor,” bebernya.
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…