

dr Aaron Rumainum ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua dr Aaron Rumainum meminta adanya reward untuk Kabupaten/kota yang sudah melaporkan Sistim Monitoring Imunisasi Logistik Elektronik (SMILE).
“Untuk SMILE Mimika sudah beres, minimal Kementrian Kesehatan jangan menghukum 1 Papua. Harusnya, ada reward untuk kabupaten/kota yang sudah melaporkan SMILE dengan beres,” kata dr Aaron, Rabu (5/10).
Sebelumnya, dr Aaron menyampaikan, terdapat 18 Kabupaten di Papua yang mengalami kekosongan stok Vaksin Covid-19. Berdasarkan data satok vaksin per tanggal 4 Oktober 2022, daerah yang masih memiliki stok vaksin yakni Kabupaten Asmat, Biak Numfor, Deiyai, Jayapura, Keerom, Kepulauan Yapen, Mappi, Nabire, Sarmi, Tolikara dan Kota Jayapura.
“Tersisa sebanyak 3.714 vaksin plizer ED di 11 Kabupaten/kota di Papua,” kata dr Aaron saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.
Dikatakan dr Aaron, Dinas Kesehatan Provinsi pada 6 September lalu sudah bersurat ke pusat untuk pengiriman stok vaksin yang sudah mengalami kekosongan di gudang Dinkes Pemrov. Hanya saja, permintaan tersebut belum dipenuhi.
“Yang bisa kosongkan aplikasi stok vaksin adalah puskesmas dan kabupaten/kota yang punya kewenangan,” pungkasnya. (fia/gin)
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…
Presiden Prabowo Subianto kembali memuji dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi…
Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos di lokasi acara tersebut, melaksanakan sejumlah agenda utama diantaranya;…