

Protasius Lobya (FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Berkaitan dengan guru honorer lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Pelaksanaan Tugas Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Protasius Lobya menyampaikan, kuota yang diberikan kepada Provinsi Papua sebanyak 900 orang. Namun, yang sekarang lulus seleksi sebanyak 625 dan sudah menerima SK.
Sehingga itu kata Lobya, sisanya akan menyusul dalam waktu dekat. Sebab, ini programnya pusat dan seleksinya dari pusat.
“Terkait dengan penempatan mereka kuotanya sudah ditetapkan oleh pusat sesuai dengan aplikasi dimana saat mereka mendaftar,” terangnya.
Lanjutnya menjelaskan, penempatan para guru tersebut bukan dari Provinsi melainkan kuotanya ada dalam sistim aplikasi. Dimana saat melakukan tes masing masing dari peserta memilih ikut tes dan lulus sesuai dengan pilihannya.
“Rata-rata mereka yang lulus adalah Sekolah Yayasan banyak yang pindah ke sekolah lain, ini kerugian ada pada sekolah. Ini menyebabkan Yayasan akan kekurangan guru, oleh karena itu, melalui Sekda meminta kepada Gubernur untuk SK mutasinya mereka kembali ke sekolah Yayasan,”Pintanya.
Untuk mereka yang sudah mendapatkan SK, Lobya mengingatkan mereka untuk melaksanakan tugas sesuai dengan SK yang sudah didapatkannya. Terlebih diperjanjian kerja di pasal 13 ayat 4 pihak kedua tidak bisa mengajukan pindah.
“Semua perjanjian mereka sudah ditanda tangani bersama Kepala Badan Kepegawaian, SK sudah keluar maka laksanakan tugas sesuai dengan SK dan perjanjian,”Pungkasnya.(fia/gin)
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…
Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…