

Pelayanan on the spot dokumen kapal perikanan berukuran atau berbobot di bawah lima gross tonage Pas Kecil dan TDKP di Kabupaten Sarmi, Jumat (28/7). (Foto/ Diskominfo for Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melaksanakan pelayanan on the spot dokumen kapal perikanan berukuran atau berbobot di bawah lima gross tonage (GT) Pas Kecil dan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) di Kabupaten Sarmi.
Kegiatan layanan tersebut, digelar di Pasar Ikan Kabupaten Sarmi Kota selama tiga hari (26- 28/7). Dengan melibatkan sebanyak 150 nelayan kecil yang mengurus Pas Kecil dan TDKP dari 1.118 kapal yang ada di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Iman Djuniawal menyatakan, tujuan agenda tersebut merupakan satu bentuk komitmen pemerintah provinsi dalam memberikan kemudahan bagi pemilik kapal.
“Termasuk dalam pengurusan dokumen kapal perikanan, hingga penerbitan TDKP yang merupakan basis data dalam rangka status hukum kapal perikanan. Sampai juga kepada mengakses BBM bersubsidi dan akses modal di perbankan,” beber Iman.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dan bertujuan untuk status hukum kapal, juga data dalam rangka akses BBM bersubsidi dan akses modal di bank.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Agus Rahmawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi bersama Pemda Kabupaten Sarmi, lewat Dinas Perikanan setempat, Pemerintah Distrik Sarmi Kota, KSOP Kelas I Jayapura, UPP Keyahbandaran Sarmi, serta nelayan setempat.
“Diharapkan melalui kegiatan tersebut, para nelayan bisa dimudahkan dalam peningkatan perekonomiannya keluarganya serta menunjang PAD setempat,” harapnya.
Diketahui, Kabupaten Sarmi berada pada wilayah pengelolaan perikanan (WPPP) 717 Samudera Pasifik yang menyimpan berbagai potensi, termasuk perikanan tangkap, seperti pelagis besar seperti tuna, tongkol, cakalang dan tengiri. Termasuk juga potensi ikan demersal seperi udang, kakap dan ikan karang lainnya.
Potensi perikanan tangkap Kabupaten Sarmi diharapkan dikelola secara berkelanjutan untuk peningkatan ekonomi nelayan dan pendapatan daerah (PAD) setempat. (fia/tri)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…