Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada anak-anak adat Tabi dan Saireri. “Ini adalah panggilan sejarah. Jangan biarkan perjuangan ini sia-sia. Berdirilah tegap, kobarkan semangat, kita akan menangkan Papua dengan cara yang terhormat dan bermartabat,” serunya.
BTM menegaskan bahwa musuh terbesar bukanlah lawan politik, tetapi keraguan dalam diri sendiri. “Jika kita tetap solid, tetap percaya, dan tetap berpegang teguh pada keyakinan kita, tidak ada satu kekuatan pun yang dapat meruntuhkan semangat kita,” ujarnya.
Di akhir pidatonya, BTM mengajak seluruh rakyat Papua untuk menjadikan setiap langkah sebagai bagian dari perjalanan menuju kemenangan. “Jangan pernah takut, jangan pernah ragu, karena kita berjalan dalam kebenaran. Kita adalah pejuang yang telah ditempa oleh sejarah, kita adalah penerus yang akan mengukir kemenangan baru untuk Papua,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…