

Sekda Provinsi Papua, Ridwan Rumasukun melaunching Tanda Tangan Eletronik pada Jumat (21/1). (FOTO: Web Pemprov Papua)
JAYAPURA – Sekda Provinsi Papua, Ridwan Rumasukun menjelaskan melalui dilaunchingnya aplikasi tanda tangan elektronik, BKD Provinsi Papua ditantang bekerja dengan baik dan profesional dan jika itu tercapai maka disiapkan tunjangan khusus.
“Tantangan ini, Pergubnya sudah selesai dibuat, oleh karena itu saya harapkan teman-teman BKD dapat bekerja dengan baik dan profesional, jika PON dan Peparnas saja kita bisa capai kesuksesan apa lagi aplikasi ini,” terangnya kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (22/1) kemarin.
Diakuinya, dengan dilaunchingnya aplikasi tanda tangan elektronik, diharapkan pelayanan bisa dipercepat, dan para penerima jasa bisa menikmati hasilnya.
“Para penerima jasa ini bisa para guru, perawat dan sebagainya, dimana ada kasus yang sampai 3 tahun SK pensiunnya belum keluar, dengan solusi ini diharapkan pelayanan bisa lebih cepat,” tambahnya.
Diakuinya, ini merupakan inovasi baru yang patut diapresiasi, bukan hanya kali ini saja, tetapi kedepannya jika ada inovasi baru lingkungan Pemprov Papua sudah sepatutnya diberikan apresiasi bagi mereka yang melakukan inovasi.
“Inovasi yang luar biasa dan patut diapresiasi dan ini harus dilakukan OPD lain melalui inovasi yang mempermudah dalam pelayanan,”Pungkasnya. (ana/gin)
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…
Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…
rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…