Categories: PAPUA TENGAH

Dilarang Menyerang Ranah Pribadi

Sementara itu jumlah peserta dari masing -masing paslon yang dapat langsung menyaksikan debat tersebut masing-masing 50 orang audience per paslon dengan mengunakan ID card resmi dari KPU. “Jadi satu Pasangan Calon 50 orang. Sehingga jumlah keseluruhan 100 orang yang bisa masuk ruangan debat,” ujarnya.

Jumlah ini sengaja dibatasi mengingat kuota ruangan juga terbatas. Sementara untuk media sendiri juga telah disiapkan slot untuk 20 media yang akan melakukan peliputan.

Ditambahkan Steve, ada dua cara mekanisme debat. Pertama, masing-masing Paslon diberikan kesempatan untuk mengambil amplop yang berisi pertanyaan per-topik. Kedua, setelah itu moderator membaca pertanyaan tersebut.

Selain itu, ada enam segmen debat. Segmen 1 hingga 3 yakni pembukaan meliputi opening, seremoni, penyampaian visi-misi Paslon. Setelah itu masuk ke teknis debat yang pertama, masing-masing Paslon diberikan kesempatan untuk mengambil pertanyaan lalu dibacakan oleh moderator.

“Waktunya rata-rata 2 menit untuk menjawab setiap pertanyaan dari Paslon,” kata Steve.  Sedangkan di segmen 4 dan 5, antara Paslon saling melontarkan pertanyaan. Paslon nomor 1 bertanya ke Paslon nomor urut 2 begitu sebaliknya. Selain segmen debat, ada 11 tata tertib debat di antaranya Paslon dilarang menyerang secara pribadi. Saat Paslon yang satu sedang berbicara, maka Paslon lain dilarang memotong pembicaraan atau jawaban itu.

“Tata tertib lainnya adalah pendukung masing-masing Paslon tidak boleh mengintimidasi moderator, MC maupun panelis,” tegasnya.

Lanjutnya, tata tertib lainnya yang harus dipatuhi adalah Paslon dilarang membawa atribut kampanye apapun ke dalam lokasi debat. Kecuali yang melekat di badan, termasuk dilarang membuat keribuatan.

Sekadar diketahui, debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur akan digelar tiga kali, dua kali di Papua tanggal 22 Oktober dan 8 November. Dan tanggal 21 November di Jakarta. (fia/kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

TPNPB-OPM Didesak Tunjukkan BuktiTPNPB-OPM Didesak Tunjukkan Bukti

TPNPB-OPM Didesak Tunjukkan Bukti

Pihak keluarga mendesak untuk segera disampaikan karena pihak keluarga tidak menerima jika tindakan TPNPB OPM…

13 hours ago

Pasar Terapung Jadi Daya Tarik Utama

   Konsep pasar terapung yang memanfaatkan perahu-perahu sebagai lapak jualan menghadirkan suasana berbeda dibandingkan pasar…

14 hours ago

Terduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di Medsos

Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…

15 hours ago

Berawal dari Melihat Ortu Siswa Habiskan Waktu dengan Ngobrol

Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…

16 hours ago

Pelayanan Dukcapil Diserbu Warga, Dokumen Diurus Langsung Jadi

  Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…

17 hours ago

AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Stok Amunisi Dilaporkan Sudah Menipis

Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…

17 hours ago