Ia menjelaskan bahwa ketidakpercayaan publik terhadap proses politik yang terjadi dapat mengakibatkan warga merasa enggan untuk terlibat dalam pemilihan. Hal ini berpotensi berdampak pada rendahnya partisipasi dalam PSU mendatang, yang sejatinya merupakan kesempatan penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin daerah tingkat Provinsi Papua.
Dengan tantangan tersebut, KPU Biak Numfor terus berupaya mengoptimalkan upaya sosialisasi meskipun dibatasi oleh anggaran.
“Kami tetap akan melaksanakan tugas ini sesuai prosedur dan dengan maksimal meskipun ada keterbatasan anggaran. Sosialisasi yang efektif tetap menjadi kunci untuk mendorong masyarakat berpartisipasi,” pungkasnya.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…